RAKYATKU.COM - Seorang perempuan bikin panik penumpang pesawat United Airlines. Dia nyaris menyalakan korek api di toilet. Beruntung pramugari datang pada saat yang tepat.
United Airlines bertolak dari Frankfut Jerman menuju Bandara Internasional Dulles Virginia, Amerika Serikat, Sabtu (22/2/2020).
Perempuan yang berulah itu, Dana Ghazi Mustafa. Pramugari memberi tahu bahwa dilarang merokok di atas pesawat. Dia diminta kembali ke tempat duduknya.
Setelah duduk, Mustafa menangis. Kepada pramugari, dia bercerita terbang pulang untuk melihat keluarganya. Tapi baru saja dia mendapat kabar mereka meninggal dalam kecelakaan mobil yang disebabkan oleh pengemudi mabuk.
Pramugari lalu memindahkan penumpang 27 tahun itu ke kursi lain. Agar membuatnya lebih nyaman.
Begitu duduk, Mustafa langsung meninju monitor TV di kursi belakangnya dan melemparkan koin ke sekat.
Dia kemudian berdiri dan berjalan ke kabin belakang pesawat sambil memukul batu koreknya.
Seorang marshal udara federal di pesawat yang melihat Mustafa dengan korek api mengatakan, pelaku berbau alkohol.
Pramugari mencoba untuk menghentikan Mustafa dari memasuki toilet dengan korek api. Tetapi dia mendorong pramugari dan mencoba menutup pintu.
Dia juga melawan balik dua marshal udara di dalam kabin yang berusaha menahannya dan memborgolnya. Mustafa berulang kali menendang salah satu marshal di tulang kering.
Dia akhirnya diborgol dan duduk di sebelah marshal udara yang menemukan liter kosong Absolut vodka. Bagian atas tasnya tampak terbuka.
"Saya diizinkan untuk minum botol vodka saya yang bebas bea pada minuman saya sebelumnya," ceracau Mustafa.
"Saya akan menikam semua orang di pesawat kemudian bunuh diri. Saya Palestina! Itulah cara kami turun," menurut dokumen pengadilan.
Ketika pesawat mendarat di Virginia, agen FBI menangkap Mustafa. Dia akhirnya mengakui bahwa cerita tentang kematian keluarganya adalah bohong.
Mustafa dituduh menyerang seorang perwira federal dan menghadapi hukuman maksimum delapan tahun penjara jika terbukti bersalah.
