RAKYATKU.COM - Sejumlah mahasiswa sedang belajar diperpustakaan. Tidak lama kemudian, polisi yang bersenjata tongkat, langsung memukuli mereka.
"Kejahatan apa yang dilakukan anak-anak tak berdosa ini di perpustakaan Jamia? Bukti memalukan dari siswa tak bersalah yang disiksa Polisi Delhi," komentar salah seorang pengguna Twitter, @srinivasiyc menanggapi kekerasan itu.
Video penganiayaan mahasiswa itu beredar di media sosial. Polisi tanpa ampun memukuli seluruh mahasiswa yang ada dalam ruangan.
No one can go up to this level of brutality on Students of #Jamia unless they have been instructed by their higher authorities.
— ???? ?????? (@PawanDixitINC) February 16, 2020
Everyone is shaming on Delhi police for such a cowardice. #CAA #DelhiPolice https://t.co/e0P9SQvbvu
Video itu berdurasi 48 detik. Memperlihatkan sekitar tujuh hingga delapan personel paramiliter dan polisi memasuki aula membaca lama. Lalu, mereka melayangkan tongkatnya.
Video ini dirilis JCC pada Minggu dini hari (16/2/2020).
Pada 15 Desember, universitas telah berubah menjadi medan perang ketika polisi memasuki kampus untuk mencari orang luar. Terutama yang terlibat dalam insiden kekerasan dan pembakaran beberapa meter dari lembaga pendidikan selama protes terhadap Undang-Undang Kewarganegaraan (Amendemen).
Polisi telah menghadapi kritik atas dugaan tindakannya terhadap mahasiswa di perpustakaan tersebut.
