RAKYATKU.COM - Bupati Sinjai Andi Seto Asapa (ASA) bawa oleh-oleh berharga dari Jakarta. Sinjai Investment Forum 2020 sukses "menjaring" 11 investor.
Forum itu digelar di Theater Hall Perpustakaan Nasional RI, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat malam (14/2/2020). Acara diinisiasi Himpunan Masyarakat Sinjai (Himas).
Hasilnya, dari 11 investor yang tertarik, satu di antaranya langsung meneken nota kesepahaman (MoU). Investor tersebut, PT Pangansari Utama. Bergerak di bidang pengembangan ekonomi dan infrastruktur.
Sepuluh perusahaan lainnya yang tertarik berinvestasi datang beragam bidang. Ada juga dari luar negeri.
Mereka yakni investor bidang IT atau sistem informasi, investor teknologi air, investor pengembangan rumput laut dari Belanda yang juga bekerja sama dengan Bantaeng.
Lalu, investor listrik tenaga surya dari Belanda, investor produk Ultracool, investor M genset, investor pariwisata, investor pasar terapung, investor water treatment plant (WTP), dan investor yang bergerak di bidang perhotelan.
"Dengan adanya sejumlah investor yang bersedia bekerja sama dengan Sinjai tentu menjadi angin segar bagi kita semua," ujar ASA yang mengenakan batik lengan panjang.

PT Pangansari Utama akan melakukan pengembangan ekonomi masyarakat di bidang pangan. Sesuai kemampuan dan kewenangan masing-masing pihak. Harapannya, bisa mengatrol kesejahteraan warga Sinjai.
Ruang lingkup kerja sama ini adalah pengelolaan dan pemasaran produk hasil dari tanaman pangan lokal.
"Nanti hasil daripada petani di Sinjai bisa disuplai kepada kami yang salah satu bidang bisnis kami di bidang katering. Baik mentahnya seperti sayuran dan sebagainya," ujar Taryono, senior manager complience PT Pangansari Utama.
Bupati ASA berjanji memberikan kemudahan bagi investor yang hendak berinvestasi di Sinjai.
"Melalui sistem pelayanan terpadu satu pintu (PTSP) yang sudah dijalankan Badan Penanaman Modal, investor akan mudah dalam mendapatkan izin," ujarnya.
Alumnus Monash University Melbouene Australia ini berharap,
investasi yang masuk akan meningkatkan perekonomian daerah.
Sejalan dengan visi pemerintah daerah yakni terwujudnya masyarakat Sinjai yang mandiri, berkeadilan, dan religius melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing.
