RAKYATKU.COM - Seorang pria bersenjata melepaskan tembakan ke kantor polisi Kota New York, Minggu pagi (9/2/2020).
Seorang petugas polisi terluka pada lengan. Peristiwa ini terjadi hanya beberapa jam setelah seorang petugas polisi lainnya ditembak dan terluka di dalam mobil patrolinya.
Juru bicara NYPD, Hubert Reyes menjelaskan, petugas kedua ditembak tepat sebelum jam 08.00 pagi di dalam markas 41 Precinct di Bronx. Saat ini dalam kondisi stabil di Rumah Sakit Lincoln. Seorang tersangka ditahan.
Reyes mengatakan tidak jelas apakah penembakan hari Minggu terkait dengan penyergapan Sabtu malam di sebuah mobil patroli di daerah yang sama.
Seorang pria mendekati van petugas berseragam tepat sebelum jam 20.30 malam hari Sabtu. Dia pura-pura menanyakan arah ketika dia mengacungkan senjata tanpa provokasi.
Komisaris Polisi Dermot Shea mengatakan, tidak ada petugas yang membalas tembakan.
Gubernur Andrew Cuomo tweeted sesaat setelah penembakan pada hari Minggu pagi bahwa ia "ngeri" dengan serangan back-to-back pada petugas penegak hukum kota.
"Ngeri dengan berbagai serangan terhadap petugas. Petugas penegak hukum NY mempertaruhkan nyawa mereka setiap hari untuk menjaga kita tetap aman. Serangan-serangan ini keji," Andrew Cuomo.
Beberapa jam sebelumnya, petugas polisi diserang saat sedang duduk dalam kendaraan patroli.
Pada 2017, seorang pria bersenjata membunuh Petugas Miosotis Familia saat dia duduk di kendaraan patroli di Bronx.
Pada 2014, dua petugas, Rafael Ramos dan Wenjian Liu, ditembak mati di mobil patroli mereka di Brooklyn oleh seorang pria yang kesal tentang pembunuhan polisi baru-baru ini terhadap pria kulit hitam tak bersenjata.
Shea mengatakan, kematian Ramos dan Liu adalah bukan sesuatu yang menimbulkan apa pun kecuali kenangan terburuk.
