Sabtu, 08 Februari 2020 17:47

Jenguk Warganya yang Patah Tulang di RSWS, Bupati Wajo: Keluarga Tak Usah Pikir Biaya

Alief Sappewali
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Bupati Wajo, Amran Mahmud menjenguk Ambo Gau di RS Wahidin Sudirohusodo, Sabtu (8/2/2020).
Bupati Wajo, Amran Mahmud menjenguk Ambo Gau di RS Wahidin Sudirohusodo, Sabtu (8/2/2020).

Bupati Wajo, Amran Mahmud menjenguk Ambo Gau di RS Wahidin Sudirohusodo, Sabtu (8/2/2020).

RAKYATKU.COM,WAJO - Bupati Wajo, Amran Mahmud menjenguk Ambo Gau di RS Wahidin Sudirohusodo, Sabtu (8/2/2020).

Ambo Gau adalah warga Desa Lowa, Kecamatan Tanasitolo. Dia menderita patah tulang kaki dan pendarahan otak. Dia sementara dirawat di ruang perawatan Lontara 3 RSWS Makassar.

Bupati Amran Mahmud datang didampingi Sekretaris Daerah H Amiruddin. Mereka disambut ketua dan pengurus Jaringan Pendamping Kebijakan Pembangunan (JPKP), pengurus Hipermawa, Relawan Pendidikan Indonesia, serta Komunitas Peduli Anak Yatim dan Fakir Miskin (KPAY FM). 

Bupati Wajo menyampaikan rasa prihatin atas musibah yang dialami Ambo Gau. Dia berharap keluarganya tetap sabar menjalani dan menerima cobaan ini.

Pemerintah Kabupaten Wajo, katanya, berkomitmen untuk terus membantu pasien selama menjalani perawatan di rumah sakit.

Amran Mahmud juga mendoakan kesembuhan Ambo Gau dan pasien yang ada di ruangan tersebut. Bupati juga sempat melihat kondisi pasien lainnya yang ada di Lontara 3.

Pada kesempatan tersebut, Amran Mahmud menyatakan akan menanggung seluruh biaya perawatan Ambo Gau. Baik secara pribadi maupun melalui pengumpulan donasi yang sementara berjalan.

"Yang jelas keluarga pasien tidak perlu pikirkan persoalan biaya. Insyaallah semua akan kami selesaikan termasuk menguruskan kartu BPJS-nya," kata Amran.

Bupati Wajo juga menjelaskan, kenaikan iuran BPJS tahun ini membuat pemda tidak bisa menanggung semua warga. Pemerintah menganggarkan dalam bentuk Jamkesda untuk warga atau masyarakat Wajo yang tidak memiliki BPJS atau KIS.

Namun, masih ada kendala karena tidak bisa dipakai berobat di luar rumah sakit yang ada di Kabupaten Wajo.

Pemerintah Kabupaten Wajo akan melakukan koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan untuk mencari jalan keluarnya jika ada hal-hal seperti ini muncul.

"Kepada semua relawan, kami minta fokus membantu perawatan dan hal-hal lainnya yang dibutuhkan keluarga pasien. Juga senantiasa memberikan informasi perkembangan pasien. Masalah biaya di rumah sakit nanti Pak Sekda yang berkomunikasi langsung dengan pihak rumah sakit," katanya.

Pemkab Wajo berterima kasih kepada KPAY FM Makassar, RPI, JPKP, pengurus Hipermawa, dan seluruh elemen masyarakat yang bergerak untuk memberikan bantuan kemanusiaan.

Juga kepada pemerintah kecamatan dan pemerintah desa atas segala upaya dalam memberikan bantuan kepada warganya.

"Sekali lagi saya ucapkan terima kasih atas sinergitas yang baik ini," tutup Amran. (Rasyid/Rakyatku.com)