Selasa, 04 Februari 2020 09:44

10 Tahun ke Depan, Gowa Berlimpah Durian dan Mangga

Alief Sappewali
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Ketua KPH Jeneberang 1 Sulawesi Selatan, Andi Tonra Solie (keempat dari kiri) menemui Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan, Senin (3/2/2020)
Ketua KPH Jeneberang 1 Sulawesi Selatan, Andi Tonra Solie (keempat dari kiri) menemui Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan, Senin (3/2/2020)

Produksi durian dan mangga di Gowa bakal melimpah. Setidaknya 10 tahun ke depan. Belasan ribu pohon akan ditanam dalam waktu dekat.

RAKYATKU.COM,GOWA - Produksi durian dan mangga di Gowa bakal melimpah. Setidaknya 10 tahun ke depan. Belasan ribu pohon akan ditanam dalam waktu dekat.

Aksi tanam pohon akan dilakukan Kesatuan Pengelola Hutan (KPH) Jeneberang 1 Sulawesi Selatan. Jumlah pohon yang akan ditanam 15.000. 

Pohon yang akan ditanam antara lain mahoni dan pohon buah seperti durian dan mangga.

Rencana itu dilaporkan Ketua KPH Jeneberang 1 Sulawesi Selatan, Andi Tonra Solie kepada Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan, Senin (3/2/2020). Dia diterima di ruang kerja bupati.

"Aksi tanam pohon rencana dilangsungkan bulan ini. Melibatkan berbagai pihak, baik dari pemerintah daerah, provinsi, maupun pemerintah pusat," kata Andi Tonra.

Adnan mengapresiasi kegiatan itu. Bupati termuda di KTI itu menyiapkan dua lokasi untuk penanaman. Kecamatan Parangloe dan Manuju. 

"Tinggal pihak penyelenggara yang memilih," ujar mantan anggota DPRD Sulsel itu.

Dalam kesempatan itu, KPH juga menjelaskan kegiatan pendampingan terhadap petani kopi di Kabupaten Gowa.

"KPH telah membina 426 kelompok tani yang tersebar di 69 desa dan kelurahan di sembilan kecamatan. Terkait pendampingan petani kopi yang di Tinggimoncong, termasuk berhasil," tambah Andi Tonra.

Petani yang direkomendasikan adalah petani kopi yang ada di Kampung Topidi, Kelurahan Bontolerung, Kecamatan Tinggimoncong. 

Saat ini petani kopi yang berada dalam satu dusun dan 62 KK mampu menghasilkan kopi senilai Rp1,2 miliar dengan luas tanah 250 hektare.