Selasa, 04 Februari 2020 08:16

Ada Apa di Balik Upaya Membenturkan Pancasila dengan Islam?

Alief Sappewali
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Dr Adian Husaini
Dr Adian Husaini

Ini kesempatan belajar ulang tentang Pancasila. Terutama terkait upaya orang-orang tertentu membenturkannya dengan Islam.

RAKYATKU.COM - Ini kesempatan belajar ulang tentang Pancasila. Terutama terkait upaya orang-orang tertentu membenturkannya dengan Islam.

Selama beberapa dekade, Pancasila berusaha dijauhkan dari model pemahaman para tokoh Islam perumusnya. Ada yang menyeret Pancasila ke kutub nativisme dan netral agama.

Padahal, para pejuang Islam yang juga para pendiri Negara Kesatuan Republik Indonesia, bersepakat, Pancasila adalah dasar negara Tauhid. 

Bagaimana nasib dan masa depan Pancasila di masa datang? Cendekiawan Dr Adian Husaini mengulasnya lewat buku berjudul, "Pancasila Bukan untuk Menindas Hak Konstitusional Umat Islam".

Buku ini akan dibedah di Makassar, Sabtu (8/2/2020). Acara digelar di ballroom lantai 2 Menara Pinisi UNM, Jalan AP Pettarani mulai pukul 07.30 wita.

Penulis buku dihadirkan langsung. Adian Husaini adalah ketua program doktor Pendidikan Islam, Universitas Ibn Khaldun Bogor.

Dia juga direktur At-Taqwa College PP At-Taqwa Depok, peneliti Institute For The Study of Islamic Thought and Civilization (INSISTS), pengurus Komisi Kerukunan Umat Beragama MUI Pusat (2000-2010), dan pengurus Majelis Tarjih PP Muhammadiyah (2005-2010).

Bedah buku ini rangkaian muktamar XXX Study Club Al-Furqan BEM FIS UNM. Panitia juga menghadirkan Wakil Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman sebagai keynote speaker.

Bedah buku ini akan dipandu moderator, Nuzul Haq. Mantan ketua umum LDF SC Al Furqan FEMA FIS UNM 2012-2013.

Eks presenter Ummat Tv ini alumni Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan UNM. Dia saat ini sementara menempuh pendidikan S2 di Malaysia.