RAKYATKU.COM,GOWA - Majelis Ulama Indonesia (MUI) sepakat memaafkan Puang La'lang. Pimpinan tarekat Tajul Khalwatiyah Syekh Yusuf, Gowa.
MUI yang dipimpin KH Abubakar Paka telah mencabut laporan polisi. Sebagai tindak lanjutnya, MUI dipertemukan dengan sejumlah pimpinan Tajul Khalwatiyah untuk perdamaian.
Pertemuan digelar di sebuah ruangan khusus di Masjid Agung Syekh Yusuf Gowa, Sabtu (1/2/2020).
Namun pertemuan itu ditunda hingga batas waktu yang belum ditentukan. Puang La'lang mendadak sakit dan terpaksa dirawat di RSUD Syekh Yusuf, Sabtu sore.
Sebelumnya, ada permohonan pencabutan laporan polisi dari penasihat hukum Puang La'lang.
"Lalu kami respons dengan melakukan rapat untuk menjawab permohonan itu," kata Ketua MUI Gowa, Abubakar Paka, Sabtu (1/2/2020).
Usai mendapat permohonan itu, MUI sebelumnya menggelar rapat internal membahas permohonan itu. Namun itu dirasa belum cukup.
Akhirnya, MUI Gowa pun menghadirkan Nahdlatul Ulama (NU), Muhammadiyah, dan Wahdah Islamiyah untuk membahas permohonan pencabutan laporan itu.
"Bagaimana sikap kita dalam menghadapi permohonan ini. Dan akhirnya kami sepakati bersama (mencabut laporan)," ujarnya.
