Minggu, 02 Februari 2020 02:30

Cari Lowongan Kerja Lewat Facebook, Perempuan Indonesia Ini Dijual Rp5 Juta di Dubai

Alief Sappewali
Konten Redaksi Rakyatku.Com
ILUSTRASI: TKI di Dubai, Uni Emirat Arab.
ILUSTRASI: TKI di Dubai, Uni Emirat Arab.

Miris. Orang Indonesia terlibat menjual sesamanya di Dubai, Uni Emirat Arab. Perempuan terjebak lowongan kerja palsu hingga dijadikan pelacur.

RAKYATKU.COM - Miris. Orang Indonesia terlibat menjual sesamanya di Dubai, Uni Emirat Arab. Perempuan terjebak lowongan kerja palsu hingga dijadikan pelacur.

Ada tujuh orang yang terlibat. Empat pria Bangladesh, dua wanita Indonesia, dan seorang pria Pakistan. Mereka didakwa melakukan perdagangan manusia. Sidang sementara berjalan. 

Perempuan itu dijual Dh3.500 atau sekitar Rp5 juta kepada seorang pria Bangladesh.

Wanita 30 tahun itu tiba di UEA pada Februari 2019. Dia berangkat melalui salah satu perusahaan pengerah jasa tenaga kerja. 

Dia sempat bekerja sebagai pembantu rumah tangga di beberapa keluarga sampai dia melarikan diri dari majikannya.

Saat membuka-buka Facebook, dia melihat sebuah lowongan kerja. Iklan itu menyebut, mencari pembantu rumah tangga asal Indonesia.

Korban lalu menghubungi seorang wanita Indonesia. Dia bercerita tentang keluarga yang membutuhkan pembantu rumah tangga.

"Saya bertemu dengan terdakwa Pakistan yang meminta foto saya. Katanya mau diperlihatkan kepada majikan baru saya," kata korban. 

"Setelah beberapa hari, dia membawa saya ke sebuah vila. Saya bertemu dengan terdakwa lain yang mengatakan kepada saya bahwa pria Pakistan itu menjual saya dan bahwa saya akan bekerja sebagai pelacur," tambahnya.

Ketika dia menolak, mereka menguncinya di dalam vila di Muraqqabat, yang digunakan sebagai rumah bordil.

"Saya mencoba melarikan diri tetapi saya tidak bisa," katanya. 

"Setelah beberapa hari, mereka memberi saya ponsel tanpa kartu SIM. Tetapi saya berhasil menghubungkannya dengan wifi dan memberi tahu saudara perempuan saya yang bekerja sebagai pembantu rumah tangga di Dubai," tambahnya.

Kakaknya melapor ke polisi Dubai. Apartemen tempatnya disekap digerebek. Korban berhasil diselamatkan. Para pelaku ditangkap.

"Dia berpikir bahwa dia akan bekerja sebagai pembantu rumah tangga dan terkejut ketika mereka mengatakan kepadanya bahwa dia dijual dengan uang tunai untuk bekerja sebagai pelacur," kata seorang perwira polisi Emirat.

"Kami menangkap pria Pakistan itu dan dia mengaku menjual wanita itu," tambah petugas itu.

Para terdakwa didakwa melakukan perdagangan manusia. Menjalankan rumah bordil secara ilegal. Juga menyekap korban dalam vila. Sidang kasus ini ditunda hingga 2 Februari.