Minggu, 26 Januari 2020 18:46

Siap Jadi Penyuplai Daging Sapi, Bupati Sinjai Undang Investor

Alief Sappewali
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Bupati Sinjai, Andi Seto Gadhysta Asapa
Bupati Sinjai, Andi Seto Gadhysta Asapa

Bupati Sinjai, Andi Seto Gadhysta Asapa punya harapan besar. Dalam beberapa tahun ke depan, daerah itu jadi penyuplai daging sapi ke berbagai daerah di Sulsel.

RAKYATKU.COM - Bupati Sinjai, Andi Seto Gadhysta Asapa punya harapan besar. Dalam beberapa tahun ke depan, daerah itu jadi penyuplai daging sapi ke berbagai daerah di Sulsel.

Upaya sudah dimulai. Salah satunya lewat penyerahan bantuan sapi di Desa Kampala, Kecamatan Sinjai Timur, Sabtu sore (25/1/2020). Ada 20 kelompok yang mendapatkannya.

Bupati melihat ada potensi dan kemauan masyarakat di Sinjai untuk mengembangbiakkan sapi. Harapan untuk mewujudkan sentra industri sapi, kian terbuka lebar.

"Dengan semakin banyaknya sapi, kita bisa menjadikan Sinjai sebagai salah satu sentra sapi potong di Sulawesi Selatan," ungkap bupati berlatar belakang pengusaha itu.

Potensi sektor peternakan di daerah berjuluk Bumi Panrita Kitta itu cukup besar. Populasi ternak mencapai ribuan.

"Saya pikir tidak muluk-muluk. Insya Allah dengan bantuan-bantuan sapi melalui pemerintah daerah maupun pemerintah provinsi hingga pemerintah pusat, populasi kita harapkan semakin meningkat dan berkembang," tambah alumnus Monash University Melbourne Australia itu.

Targetnya, populasi ternak meningkat signifikan dalam lima tahun periode kepemimpinannya. "Apalagi juga didukung dengan adanya asuransi dan inseminasi buatan," kata putra mantan Bupati Sinjai dua periode, Andi Rudiyanto Asapa itu.

Setelah populasi sapi terus berkembang, Andi Seto bertekad membangun industri sapi potong di Sinjai.

"Nanti kita mengundang investor-investor untuk investasi membangun rumah potong hewan yang lebih modern dari yang kita miliki sekarang," urai ayah empat anak ini.

Nantinya, sapi Sinjai yang dijual keluar daerah tidak hanya dalam bentuk sapi hidup. Sudah bisa dalam bentuk daging ataupun daging beku.

"Semua dapat tercapai kalau kita punya keinginan untuk memanfaatkan hal itu," tutup Andi Seto.