Selasa, 07 Januari 2020 06:31

Pesawat Delay 5 Jam, Penumpang Buka Pintu Darurat dan Gedor Pintu Kokpit

Mays
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Penumpang hendak membuka pintu darurat, namun dihentikan pramugari.
Penumpang hendak membuka pintu darurat, namun dihentikan pramugari.

Kamis, 2 Januari 2020. Pukul 09.15 waktu India. Seluruh penumpang pesawat sudah masuk ke kabin Air India di Bandara New Delhi. 

RAKYATKU.COM, NEW DELHI - Kamis, 2 Januari 2020. Pukul 09.15 waktu India. Seluruh penumpang pesawat sudah masuk ke kabin Air India di Bandara New Delhi. 

Pintu pesawat sudah ditutup. Penumpang sudah duduk di kursi. 

Namun, hingga pukul 14.20, pesawat dengan nomor penerbangan AI865 itu, belum juga terbang.

Para penumpang yang terjebak dalam kabin, mulai marah. Mereka lalu menggedor-gedor pintu kokpit. Salah seorang berteriak: "Kapten tolong satu keluar ... Pecundang keluar ... Keluar atau kita akan mendobrak pintu ini." Itu terlihat dari video yang dibagikan salah seorang warganet.

 

Klip kedua, memperlihatkan seorang wanita mencoba membuka pintu darurat, dengan menarik tuas besar berwarna abu-abu.

Dia didorong pergi oleh awak kabin. "Jangan lakukan itu," ujar pramugari tersebut sambil membetulkan kembali tuas pintu darurat.

Sponsored by MGID

Penumpang akhirnya diberangkatkan dengan penerbangan lain ke Mumbai, pada pukul 18:00.

Air India mengkonfirmasi, mereka sedang menyelidiki insiden Kamis lalu itu. Meskipun tidak ada yang didakwa.

Pembuat masalah, dapat dilarang terbang selama dua tahun di bawah aturan baru perusahaan, dengan dakwaan pidana berikut, jika mereka terbukti menunjukkan perilaku yang mengancam jiwa [atau] kerusakan pada pesawat terbang'.

Seorang juru bicara mengatakan kepada Times of India mengatakan, penerbangan itu tertunda lama karena alasan teknis.

“Manajemen Air India telah meminta awak kapal untuk rincian laporan terperinci tentang perilaku buruk yang dilaporkan oleh beberapa penumpang. Tindakan lebih lanjut akan dipertimbangkan setelah laporan," ujar juru bicara tersebut.

Sponsored by advertnative