Sabtu, 21 Desember 2019 09:56

Berat Badan Turun, Risiko Kena Kanker Payudara Berkurang

Ibnu Kasir Amahoru
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Berat Badan Turun, Risiko Kena Kanker Payudara Berkurang

Kanker payudara masih menjadi penyakit yang paling ditakuti oleh banyak orang, khususnya kaum hawa. 

RAKYATKU.COM - Kanker payudara masih menjadi penyakit yang paling ditakuti oleh banyak orang, khususnya kaum hawa. 

Hal tersebut disebabkan oleh penyakit ini yang cenderung sulit untuk diobati dan memiliki risiko kematian yang tinggi. Beruntung, pakar kesehatan menyebut ada cara yang bisa dilakukan untuk mencegah datangnya penyakit ini, yakni dengan menurunkan berat badan.

Dampak Penurunan Berat Badan bagi Risiko Kanker Payudara

Penelitian terbaru menunjukkan fakta bahwa wanita yang mengalami masalah kegemukan cenderung memiliki risiko lebih besar terkena kanker payudara. Bahkan, risiko ini akan semakin tinggi jika mereka sudah melampaui usia 50 tahun. Apalagi jika mereka juga tidak menerapkan gaya hidup sehat dan sering terpapar stres.

Dalam penelitian yang melibatkan lebih dari 18 ribu wanita berusia lebih dari 50 tahun yang berasal dari benua Asia, Amerika, dan Australia dalam kurun waktu 10 tahun ini, disebutkan bahwa ada kaitan erat antara berat badan dengan risiko kanker payudara. Hal ini terungkap setelah para peneliti mengecek kondisi berat badan para partisispan di fase awal, pertengahan, serta di fase akhir penelitian.

Hasil dari penelitian ini adalah, para partisipan yang mampu menurunkan berat badannya memiliki risiko kanker payudara jauh lebih rendah dibandingkan dengan wanita dengan wanita yang memiliki berat badan stabil atau bahkan yang mengalami masalah obesitas. Jika sampai penurunan berat badan ini mencapai 9 kg, risiko kanker payudara bahkan bisa ditekan dengan signifikan.

Penelitian ini juga mengungkap fakta bahwa wanita yang mengalami peningkatan berat badan minimal 5 persen dari berat badan di awal penelitian mengalami peningkatan risiko kanker payudara hingga 35 persen. Hanya saja, wanita yang memang sudah mengalami masalah kegemukan di fase awal penelitian, penurunan berat badan tidak begitu berpengaruh pada turunnya risiko kanker payudara.

Dalam penelitian ini, 5 persen wanita didiagnosis terkena kanker payudara di akhir masa penelitian.

Mencegah Kanker Payudara

Pakar kesehatan menyebut ada beberapa cara yang bisa kita lakukan demi mencegah kanker payudara. Dilansir Doktersehat, berikut adalah cara-cara yang bisa kita lakukan.

1. Memperbanyak Asupan Sayuran

Memperbanyak asupan sayuran, buah, serta biji-bijian tak hanya akan membuat sistem pencernaan akan menjadi lebih sehat. Dalam realitanya hal ini juga bisa membuat risiko kanker payudara menurun. Penyebabnya adalah makanan-makanan ini tinggi kandungan antioksidan yang bisa melawan peradangan dan paparan buruk radikal bebas yang bisa memicu datangnya kanker payudara.

Beberapa jenis makanan seperti stroberi, apel, plum, persik, brokoli, lobak, dan kembang kol sangat disarankan untuk rutin dikonsumsi.

2. Menghindari Alkohol

Sering mengonsumsi minuman beralkohol bisa membuat risiko kanker payudara meningkat tajam. Hal ini disebabkan oleh kemampuan minuman ini dalam memicu kekacauan hormon dan menyebabkan kerusakan DNA, faktor-faktor yang bisa memicu datangnya kanker payudara.

3. Rajin Berolahraga

Tak hanya bisa menurunkan berat badan, pakar kesehatan menyebut rajin berolahraga bisa membantu menurunkan risiko terkena kanker payudara dengan signifikan. Lakukanlah sekitar 30 menit sehari demi mendapatkan manfaatnya dengan maksimal.

Beberapa olahraga yang direkomendasikan adalah jogging, berenang, atau melakukan senam.

4. Menghindari Rokok

Tak hanya perokok aktif, perokok pasif ternyata juga rentan mengalami peningkatan risiko kanker payudara. Hal ini disebabkan oleh kandungan beracun di dalamnya yang bisa merusak sel-sel dan DNA di dalam tubuh sehingga mengembangkan kanker.

5. Menghindari Makanan Tidak Sehat

Makanan tinggi lemak trans, daging olahan, dan daging merah jika dikonsumsi dengan berlebihan terbukti bisa memicu kanker payudara sehingga sebaiknya kita hindari.