Senin, 11 November 2019 08:24

Profesor Akui Telah Membunuh dan Memutilasi Mahasiswi Kekasihnya

Suriawati
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Profesor Oleg Sokolov dan Anastasia
Profesor Oleg Sokolov dan Anastasia

Profesor Oleg Sokolov, yang ditemukan membawa potongan tangan dalam tas ransel, telah mengaku membunuh kekasih mudanya, lalu memotong-motong tubuhnya.

RAKYATKU.COM, RUSIA - Profesor Oleg Sokolov, yang ditemukan membawa potongan tangan dalam tas ransel, telah mengaku membunuh kekasih mudanya, lalu memotong-motong tubuhnya.

Ahli sejarah dari Rusia itu ditangkap atas dugaan pembunuhan setelah dia ditarik dari sungai yang membeku pada hari Sabtu (09/11/2019).

Pengacara Sokolov, Alexander Pochuev, mengatakan bahwa kliennya 'telah mengakui kesalahannya' dan menyesali perbuatannya.   

Polisi mengidentifikasi kekasihnya sebagai Anastasia Yeschenko, berusia 24 tahun. Dia dulu adalah mahasiswa Sokolov di Universitas Negeri St Petersburg.

Mahasiswa lain di universitas menggambarkan Sokolov sebagai 'orang aneh', dan mengatakan bahwa dia akan sering membuat kesan Napoleon dan memanggil kekasihnya 'Josephine'.

Sokolov dilaporkan mabuk dan jatuh ketika ia mencoba membuang bagian-bagian tubuh Anastasia.

Dia bahkan dilaporkan berencana bunuh diri dengan berpakaian seperti Napoleon, di Peter and Paul Fortress, salah satu landmark paling terkenal di Rusia.

Menurut laporan Daily Mail, profesor berusia 63 tahun itu mengaku 'secara tidak sengaja membunuh' Anastasia setelah mereka bertengkar.

Sokolov adalah presiden Asosiasi Sejarah Militer Rusia dan sekarang menjadi anggota dewan ilmiah badan tersebut.

Dia telah bekerja sebagai penasihat teknis untuk siaran televisi Eropa pada film-film yang menggambarkan era Napoleon. Dia juga menerima penghargaan Legion d’Honneu di Prancis pada tahun 2003.