RAKYATKU.COM - Seorang remaja berinisial MP (13), menjadi korban pencabulan yang dilakukan pamannya di Batu Aji, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau, berinisial E (39).
Mirisnya, MP ternyata disetubuhi oleh E selama tiga tahun, tetapnya sejak duduk di bangku kelas 4 SD.
Perbuatan bejat itu terbongkar sejak MP mengakui sering terserang gatal-gatal pada area selangkangan.
Kanit Pelayanan Perempuan dan anak (PPA) Polresta Barelang, Ipda Sabiza Bahrani mengatakan, awalnya sang ibu menduga ada alergi pada anaknya itu. Ia lantas dibawa ke klinik untuk diperiksa.
“Tapi saat diperiksa di klinik, korban (MP) marah, dari situ ibunya mulai curiga,” kata Sabiza Bahrani.
Kecurigaan ibu korban semakin bertambah ketika adik korban menceritakan bahwa paman mereka melakukan sesuatu yang tak senonoh kepada MP.
“Baru setelah itu ibu korban memeriksakan MP ke RSUD, dan dari situ baru ketahuan,” katanya.
Sang ibu langsung melaporkan perbuatan E. Diketahui pelaku melakukan tindakan bejat tersebut di rumah korban di Batuaji.
Setiap melakukan perbuatannya, ternyata pelaku selalu mengancam MP. “Jika diberitahu kepada orangtua korban, maka akan dipukul,” jelas Sabiza, dilansir Suara, Rabu (17/7/2019).
Selain itu, setiap korban mendekat ke orangtuanya, pelaku biasa mempelototi MP agar perbuatannya tidak diadukan.
Sabiza menambahkan, pelaku merupakan orang yang cukup sering datang ke rumah korban. Diketahui pelaku sudah memiliki dua istri.
“Pelaku tinggal di Tanjunguncang, dan statusnya sebagai pekerja di perusahaan di sekitar tanjunguncang juga,” kata dia.
Sebelum ditangkap, pelaku sempat kabur dari Batam, dan akhirnya berhasil diamankan di tempat persembunyiannya, di kebun sawit kawasan Indra Pura Simpang Semujur, Desa Tanjung Medan, Kabupaten Batubara, Sumatera Utara, Kamis (11/7/2019) lalu.