Sabtu, 06 Juli 2019 15:40

Bukan Gen, ini Faktor Utama yang Membuat Seseorang Gemuk

Suriawati
Konten Redaksi Rakyatku.Com
INT
INT

Penelitian baru menunjukkan bahwa gaya hidup yang buruk adalah pendorong utama kenaikan berat badan.

RAKYATKU.COM - Anda tidak bisa semata-mata menyalahkan gen karena menjadi gemuk. Penelitian baru menunjukkan bahwa gaya hidup yang buruk adalah pendorong utama kenaikan berat badan.

Penelitian ini dilakukan oleh ilmuwan Universitas Sains dan Teknologi Norwegia. Mereka menemukan bahwa makan terlalu banyak dan kurang olahraga harus disalahkan atas obesitas.

Penelitian ini menganalisis penelitian yang melibatkan 118.959 orang dewasa dari tahun 1963 hingga 2008.

Indeks Massa Tubuh atau BMI mereka dianalisis dengan faktor-faktor yang mempengaruhi obesitas, termasuk usia, jenis kelamin, kebiasaan merokok dan faktor lingkungan.

"Pola makan yang berubah adalah faktor lingkungan yang paling masuk akal yang mempengaruhi keseimbangan energi berlebih," kata penelitim Maria Brandkvist. Dia adalah seorang mahasiswa PhD di Universitas Sains dan Teknologi Norwegia.

"Namun, gaya hidup yang lebih menetap dan kemungkinan perubahan dalam lingkungan biologis, seperti racun dan mikrobiota, juga dapat berkontribusi," tambahnya.

Penelitian ini dipublikasikan dalam British Medical Journal.

Ahli obesitas setuju dengan temuan ini, bahwa gen memainkan peran kecil pada penambahan berat badan.

Profesor David Curtis, dari University College of London Genetic Institute, mengatakan bahwa penelitian sering kali melebih-lebihkan efek genetika pada berat badan.

"Genetika dapat memengaruhi peran kecil pada bagaimana tubuh orang menggunakan makanan. Tetapi berat badan mereka sepenuhnya ditentukan oleh seberapa banyak yang mereka makan," katanya.

“Kami telah melihat di negara-negara Eropa bahwa obesitas meningkat. Tapi gen manusia belum berubah."