RAKYATKU.COM - Sepotong gigi hiu telah diangkut dari kaki surfer hampir seperempat abad setelah dia digigit. Warga Florida, Jeff Weakley (46) pertama kali melihat tonjolan seperti lepuh di kakinya pada musim panas 2018.
Tonjolan itu terus tembuh meski rasa sakitnya berulang kali diabaikan. Akhirnya dia membukanya dan menemukan sepotong gigi hiu berukuran 2,5 milimeter, dikutip dari Mirror Online, Jumat (5/7/2019).
Hiu telah menggigitnya saat dia sedang berselancar di Pantai Flagler Florida di sebuah pencampur pantai kampus pada tahun 1994.
Setelah melakukan tes DNA pada fragmen, para ilmuwan telah menemukan itu milik hiu blacktip reef. Spesies ini dapat tumbuh hingga sekitar lima meter, tetapi tidak dianggap berbahaya. Biasanya lebih suka ikan daripada manusia.
Weakley awalnya berencana untuk mengubah sepotong kecil gigi menjadi liontin.
Namun, ia meneruskannya ke Program Florida untuk Penelitian Ikan Hiu setelah mengetahui bahwa mereka sebelumnya mengidentifikasi seekor hiu yang bertanggung jawab atas gigitan itu.
"Saya sangat bersemangat untuk menentukan identitas hiu karena saya selalu penasaran," katanya.
"Aku juga agak ragu mengirim giginya karena sebentar aku pikir mereka akan kembali dan memberitahuku bahwa aku digigit ikan tenggiri atau seekor anjing pemburu - sesuatu yang sangat memalukan."
Tapi gigitan Weakley adalah masalah nyata, yang disebabkan oleh Carcharhinus limbatus, spesies hiu yang biasanya terlibat dalam gigitan di Florida.
Hasilnya tidak mengejutkan bagi Weakley, yang selalu mencurigai adanya blacktip.
Tetapi Gavin Naylor, direktur program penelitian hiu, kagum bahwa setiap DNA yang tersisa tertinggal dalam fragmen gigi untuk dianalisis, karena itu akan diserang oleh sistem kekebalan tubuh Weakley.
"Saya telah menempatkan peluang keberhasilan kami pada tipis untuk tidak ada," kata Dr Naylor.
