RAKYATKU.COM - Turki telah memerintahkan penangkapan 82 personel militer atas dugaan hubungan dengan Fethullah Gulen.
Menurut kantor berita Anadolu, polisi sedang mencari 42 tersangka dalam operasi yang berbasis di provinsi Izmir.
40 tersangka yang lainnya, termasuk tentara yang bertugas aktif, sedang dicari dalam operasi yang berpusat di provinsi Konya tengah.
Dikatakan bahwa pihak berwenang yakin para tersangka telah dihubungi oleh anggota jaringan Gulen melalui telepon umum.
Fethullah Gulen adalah ulama Turki yang mengasingkan diri di Pennsylvania sejak 1999. Dia dituduh telah mendalangi upaya kudeta gagal pada Juli 2016. Namun Gulen telah membantah itu.
Hampir tiga tahun setelah upaya kudeta yang gagal, lebih dari 77.000 orang telah dipenjara sambil menunggu persidangan.
Selain itu, sekitar 150.000 orang dari dinas sipil, militer, dan di tempat lain telah dipecat atau ditangguhkan dari pekerjaan mereka.
Kelompok-kelompok hak asasi manusia dan sekutu Barat Turki telah mengkritik tindakan keras itu. Mereka menuduh Presiden Erdogan telah menggunakan kudeta yang gagal sebagai alasan untuk meredam perbedaan pendapat.
Sebaliknya, pemerintah mengatakan bahwa langkah-langkah keamanan diperlukan karena besarnya ancaman yang dihadapi Turki, dan telah berjanji untuk membasmi jaringan Gulen di negara itu.
