Selasa, 02 Juli 2019 12:25

Tampilkan Cuplikan Bentrok, Begini Rekaman Drone dalam Demo Besar-besaran di China

Andi Chaerul Fadli
Konten Redaksi Rakyatku.Com

Team BlackSheep, sebuah perusahaan yang berspesialisasi dalam drone baru-baru ini menerbitkan sebuah video yang menunjukkan sejumlah besar orang yang menghadiri protes RUU anti-ekstradisi pekan lalu d

RAKYATKU.COM - Team BlackSheep, sebuah perusahaan yang berspesialisasi dalam drone baru-baru ini menerbitkan sebuah video yang menunjukkan sejumlah besar orang yang menghadiri protes RUU anti-ekstradisi pekan lalu di Hong Kong.

Video itu menunjukkan tidak hanya banyaknya warga. Tetapi juga bentrokan yang kacau antara pengunjuk rasa dan polisi di mana yang terakhir menembakkan gas air mata ke kerumunan, dikutip dari Nextshark, Selasa (2/7/2019).

Pihak berwenang telah melaporkan bahwa lebih dari 240.000 orang berkumpul di jalan-jalan Hong Kong untuk memprotes RUU tersebut. 

Namun, penyelenggara acara mengatakan bahwa lebih dari 1 juta orang hadir, menjadikan reli sejak 12 Juni ini sebagai salah satu protes terbesar dalam sejarah Hong Kong baru-baru ini.

Di paruh pertama video, yang diterbitkan pada 15 Juni, itu menunjukkan pertemuan besar-besaran orang di jalan-jalan Hong Kong. Namun, kekacauan terjadi segera setelah polisi mulai menunjukkan kekuatan dengan membubarkan pengunjuk rasa menggunakan perisai mereka. 

Menurut laporan polisi melalui Shanghaiist, mereka menembakkan beberapa peluru karet, 20 tembakan beanbag, dan 150 tabung gas air mata.

Beberapa hari setelah protes besar-besaran, pemerintah Hong Kong telah menangguhkan tanpa batas hukum kontroversial yang akan mengekstradisi orang-orang yang diduga melakukan kejahatan ke Cina untuk diadili, menurut laporan BBC.