RAKYATKU.COM - Sebuah karikatur yang menggambarkan Presiden AS Donald Trump bermain golf di atas mayat dua migran yang tenggelam viral pada hari Rabu.
Dua hari kemudian, pembuatnya, Michael de Adder dipecat oleh perusahaan penerbitan Kanada, Brunswick News.
Gambar itu diposting di akun Twitter de Adder pada 26 Juni. Itu memperlihatkan Trump berdiri di samping kereta golf, memegang tongkat golf, dan memandang tubuh ayah dan anak perempuan yang tenggelam di Rio Grande.
Ilustrasi itu menunjukkan Trump bertanya, "Apakah Anda keberatan jika saya bermain-main?"
Ilustrasi ini didasarkan pada foto Óscar Alberto Martínez Ramírez, 25 tahun, dan putrinya yang berusia 23 bulan, Angie Valeria. Mayat mereka terbaring telungkup di perairan berlumpur di Rio Grande, ketika mencoba menyeberangi Meksiko menuju Texas.
Foto-foto mereka sebelumnya telah memicu kemarahan dan menjadi titik fokus dari perdebatan tentang pencari suaka.
Wes Tyrell, Presiden Asosiasi Kartunis Kanada mengklaim bahwa De Adder dipecat setelah 17 tahun bersama Brunswick News Inc, karena Donald Trump adalah "subjek tabu" bagi perusahaan.
"Michael de Adder telah menggambar banyak kartun yang terdokumentasi dengan baik tentang Trump, namun mereka, secara sistematis tidak pernah terlihat di koran BN."
Tyrell mengatakan bahwa, meskipun Brunswick News Inc. adalah perusahaan Kanada, ikatan bisnisnya di Amerika Serikat memengaruhi keputusan mereka.
"Perdagangan telah menjadi masalah sejak Trump menjabat," kata Tyrell.
Sementara itu, Brunswick News Inc telah menanggapi pemecatan tersebut dengan mengatakan bahwa tidak ada hubungan antara kartun Trump ddengan pemutusan kontrak dengan de Adder.
"Ini adalah narasi palsu yang muncul sembarangan dan ceroboh di media sosial," tulis perusahaan penerbitan itu.
Dikatakan bahwa perusahaan memutuskan untuk merekrut kartunis lain yang populer di kalangan pembaca.
