Kamis, 27 Juni 2019 08:35

Viral Foto Ayah dan Putrinya Tenggelam, Bagaimana Perjalanan Mereka Dimulai?

Suriawati
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Rosa Ramirez terisak-isak saat dia menunjukkan mainan milik cucunya, Angie Valeria di rumahnya di San Martin, El Salvador, pada hari Selasa.
Rosa Ramirez terisak-isak saat dia menunjukkan mainan milik cucunya, Angie Valeria di rumahnya di San Martin, El Salvador, pada hari Selasa.

Angie Valeria ditemukan mengambang bersama ayahnya, Oscar Alberto Martinez di sungai Rio Grande, ketika mencoba menyeberangi perbatasan AS.

RAKYATKU.COM - Lebih dari 1.000 mil dari tepi sungai tempat jenazah putra dan cucunya hanyut, Rosa Ramirez menangis.

Di rumahnya di San Martin, El Salvador, Rosa mencengkeram beberapa mainan favorit Angie Valeria.

Bocah berusia 23 bulan itu ditemukan mengambang bersama ayahnya, Oscar Alberto Martinez di sungai Rio Grande, ketika mencoba menyeberangi perbatasan AS.

Foto-foto mereka yang begitu memilukan telah mengguncang pemirsa di seluruh dunia.

Dengan diliputi kesedihan, Rosa mengatakan kepada wartawan Canal 33 bagaimana perjalanan itu dimulai.

Berbulan-bulan sebelum arus sungai yang deras merenggut nyawa mereka, Rosa Ramirez mengatakan bahwa dia telah mencoba meyakinkan putranya dan keluarganya untuk tidak melakukan perjalanan berbahaya ke utara.

"Sebagai seorang ibu, kamu tidak ingin anak-anakmu berada begitu jauh," katanya. "Tapi ... gagasan untuk pergi sudah masuk ke kepala mereka."

Oscar bekerja sebagai juru masak di restoran pizza dan mereka tinggal di San Martín, sebuah kota di pusat El Salvador.

Namun mereka ingin memiliki rumah sendiri. Kata Rosa, itulah yang memotivasi mereka untuk pergi.

Suaminya, Jose Martinez menambahkan bahwa dia telah berbicara di telepon dengan putranya beberapa hari sebelum kematiannya.

"Dia sudah berada di Meksiko selama beberapa hari, dan semuanya berjalan dengan luar biasa," kata Martínez.

Namun pada kenyataannya, kondisi di Matamoros, Meksiko, kota perbatasan tempat keluarga itu menunggu untuk masuk AS dan mencari suaka, lebih sulit.

Mereka harus melawan panas dan lapar, serta bedesak-desakan dengan lebih dari 2.000 migran lainnya.

Tania Vanessa Avalos, istri Oscar mengatakan kepada wartawan bahwa keluarganya semakin putus asa karena suhunya mencapai lebih dari 110 farenhait.

Dan saat itulah Oscar membuat keputusan yang menentukan. Alih-alih menunggu lebih lama, mereka memilih menyeberangi sungai ke AS.

Oscar Alberto menggandeng Valeria dan masuk ke air. Dia berenang ke sisi lain dan mencapai daratan. Di sana dia meninggalkan putrinya untuk kembali mengambil Tania.

Namun, putrinya yang belum tahu apa-apa melompat ke air ketika melihat ayahnya meninggalkannya.

Melihat itu, Oscar Alberto pun kembali dan berhasil menangkap gadis kecil itu. Tetapi arus yang kuat menyeret dan menenggelamkan mereka.