RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Sejumlah nama telah bermunculan menjelang pemilihan walikota Makassar tahun 2020 mendatang. Figur politikus atau tokoh-tokoh dari latar belakang non-politik santer terdengar berniat memperebutkan kursi 01 Makassar.
Nama Danny Pomanto, mantan walikota Makassar yang baru saja menyelesaikan masa tugasnya selama satu periode disebut-sebut masih akan ikut bertarung untuk periode selanjutnya.
Keikutsertaan Danny yang saat ini telah menjadi kader Partai Nasdem untuk bertarung dianggap hal yang wajar. Mengingat selama masa kepemimpinannya banyak keberhasilan yang diraih kota Makassar.
"Danny sudah teruji selama satu periode kepemimpinannya," ungkap Ketua PAN Makassar, Hamzah Hamid.
Meski menyebut kepemimpinan Danny telah teruji, hingga saat ini PAN Makassar belum memutuskan siapa yang akan diusung pada kontestasi mendatang.
Dukungan terhadap Danny pun belum ditegaskan. Dikatakan PAN memiliki aturan sendiri untuk kader ataupun pihak eksternal yang akan didukung dalam pemilihan Pilwalkot.
"Di PAN ada mekanisme. Baik internal maupun eksternal. Juga ada pertimbangan bagaimana hasil survei, apa memungkinkan untuk lolos. Arahan dari DPP utamakan kader," tambah Hamzah yang kembali terpilih sebagai anggota dewan Makassar.
Saat ini, dia menyebut, waktu masih panjang untuk menuju pesta lima tahun sekali tersebut. Komunikasi di internal PAN dan juga partai lain yang memungkinkan untuk berkoalisi terus dibangun.
"Pada saatnya nanti kita buka siapa yang didukung. PAN sementara berkomunikasi dengan partai lain. Begitupun partai lain, juga berkomunikasi dengan PAN. Karena tidak ada partai yang bisa lolos tanpa koalisi. Saya prediksi maksimal 4 pasang calon kalau tak ada calon independen," jelas dia.
Sementara itu, legislator Makassar lainnya, Wahab Tahir masih irit bicara terkait Pilwalkot mendatang. "Jangan tanya saya lah, yang lain saja. Saya belum ada komentar tentang Pilwalkot," kata dia.
