RAKYATKU.COM - Kepala dari serigala berusia 40.000 tahun yang nyaris utuh telah ditemukan di permafrost Siberia. Kepala serigala berukuran panjang 40cm, sekitar setengah panjang serigala modern, ditemukan terawetkan di lapisan es di wilayah Yakutia di Siberia.
Para ilmuwan percaya sisa-sisa prasejarah, yang ditemukan dengan otak "utuh", berasal lebih dari 40.000 tahun yang lalu, dikutip dari The Siberian Times, Sabtu (8/6/2019).
Sang predator diperkirakan memiliki mantel dan taring "mirip mammoth" tebal yang lebih besar dari serigala di Siberia saat ini.
Penemuan ini dilakukan di atas Lingkaran Arktik oleh manusia setempat Pavel Efimov pada musim panas 2018 di dekat Sungai Tirekhtyakh.
Alasan mengapa kepala serigala dipenggal tidak diketahui. Tetapi para ilmuwan mengatakan itu tidak mungkin menjadi trofi pemburu karena manusia purba baru mulai tiba di bagian utara Rusia ini sekitar 32.500 tahun yang lalu.
Ilmuwan Rusia Dr Albert Protopopov mengatakan: "Ini adalah penemuan unik dari sisa-sisa serigala Pleistocene yang sudah dewasa sepenuhnya dengan jaringan yang diawetkan.
"Kami akan membandingkannya dengan serigala modern untuk memahami bagaimana spesies telah berevolusi dan merekonstruksi penampilannya."
Para ilmuwan di Museum Sejarah Alam Swedia akan memeriksa DNA predator.
Penemuan ini baru saja diumumkan di Tokyo di sebuah pameran sisa-sisa binatang beku.
