Sabtu, 01 Juni 2019 12:05

Pendukung ISIS Akui Penggal Backpacker di Maroko

Andi Chaerul Fadli
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Pendukung ISIS Akui Penggal Backpacker di Maroko

Seorang pendukung Negara Islam mengakui memenggal salah satu dari dua backpacker asal Skandinavia yang ditemukan terbunuh di tenda mereka di Pegunungan Atlas Maroko.

RAKYATKU.COM - Seorang pendukung Negara Islam mengakui memenggal salah satu dari dua backpacker asal Skandinavia yang ditemukan terbunuh di tenda mereka di Pegunungan Atlas Maroko.

Salah satu pria yang terlibat juga mengaku merekam video pembunuhan, yang dibagikan secara online dengan simpatisan lain dari kelompok teror, dikutip dari Sky News, Sabtu (1/6/2019).

Mayat Louisa Vesterager Jespersen, 24, dari Denmark, dan Maren Ueland, 28, dari Norwegia ditemukan pada bulan Desember di daerah hiking yang populer di selatan Marrakesh.

Mereka melakukan perjalanan yang tidak terarah dan berkemah di dekat gunung tertinggi Afrika Utara, Gunung Toubkal.

Pada sidang pengadilan hari Kamis di Sale, dekat ibukota Maroko Rabat, Abdessamad Ejjoud dan Youness Ouziyad mengakui pembunuhan itu, sementara Rachid Afatti mengatakan ia memfilmkan pembunuhan itu.

"Setelah gagal bergabung dengan Negara Islam, kami memutuskan untuk melakukan jihad di rumah," kata Ejjoud, seorang tukang kayu berusia 33 tahun dan ayah dua anak dari Marrakesh.

Ejjoud mengakui bahwa dia telah memenggal salah satu wanita itu: "Saya menyesali apa yang terjadi dan saya masih berusaha untuk menangkapnya," katanya.

Ketiga pria itu berjanji setia kepada IS dalam sebuah video sebelum pembunuhan, tetapi pihak berwenang mengatakan mereka "serigala tunggal" yang tidak diinstruksikan oleh kelompok teror.

Mereka ditangkap di stasiun bus di Marrakesh empat hari setelah pembunuhan dan jaksa mengklaim mereka sedang dalam perjalanan ke perbatasan Aljazair untuk mencoba bergabung dengan kelompok-kelompok teror.