Jumat, 31 Mei 2019 10:35

Gagal Negosiasi dengan Amerika Serikat, Pejabat Korea Utara Dieksekusi

Andi Chaerul Fadli
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Gagal Negosiasi dengan Amerika Serikat, Pejabat Korea Utara Dieksekusi

Pemerintah Korea Utara telah mengeksekusi utusannya karena gagal mengamankan kesepakatan dengan Presiden AS Donald Trump di KTT Trump-Kim di Vietnam.

RAKYATKU.COM - Pemerintah Korea Utara telah mengeksekusi utusannya karena gagal mengamankan kesepakatan dengan Presiden AS Donald Trump di KTT Trump-Kim di Vietnam.

Surat kabar Chosun Ilbo melaporkan bahwa Kim Hyok-chol, yang bertugas menegosiasikan KTT itu, terbunuh di Lapangan Udara Mirim setelah ia dan empat pejabat lainnya diselidiki pada Maret, dikutip dari Mirror, Jumat (31/5/2019).

Kim Sung-hye, co-negosiator dalam pembicaraan tersebut, dan Shin Hye-yong, yang menafsirkan pemimpin Korea Utara di Hanoi, juga dikirim ke kamp-kamp penjara politik, menurut surat kabar itu.

Diyakini Hye-yong dituduh merusak otoritas pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un, dengan membuat kesalahan terjemahan.

Kim Yong-chol, yang mengawasi negosiasi dengan AS, dilaporkan dijatuhi hukuman kerja paksa dan pendidikan ulang ideologis, setelah pembicaraan antara kedua negara macet.

Kim Hyok Chol telah bernegosiasi dengan perwakilan khusus AS untuk Korea Utara Stephen Biegun sebelum KTT Hanoi.

Surat kabar Chosun Ilbo Korea Selatan juga melaporkan bahwa Kim Jong Un memberi tahu saudara perempuannya, Kim Yo Jong, yang juga ambil bagian dalam KTT itu, untuk tetap tidak menonjolkan diri.

Rezim yang menindas sebelumnya menjatuhkan hukuman mati empat pejabat atas KTT Trump-Kim yang gagal awal tahun ini, katanya.

Para pejabat dikatakan telah dibunuh oleh regu tembak di Pyongyang setelah pembicaraan Kim dan Trump di Vietnam berakhir tanpa kesepakatan.

Japan Press Jepang  melaporkan bahwa desas-desus itu menyebar ke seluruh negara rahasia setelah berbicara dengan seorang pejabat perdagangan yang baru-baru ini mengunjungi Korea Utara dan sumber di dalam negara pertapa.

Menurut laporan itu, Korea Utara menuduh empat pejabat menjual informasi ke AS sebelum KTT Hanoi, yang menyebabkannya gagal.

Diyakini Kim Jong Un telah melancarkan pembersihan pejabat partai setelah pembicaraan macet di KTT Februari di Vietnam.

Gedung Putih mengumumkan bahwa negosiasi berakhir setelah Korea Utara menuntut sanksi terhadap negara itu dibatalkan.