Jumat, 03 Mei 2019 18:43

Usai Perkosa Anak Tirinya, Pria Ini Cekik Lalu Hantamkan Batu

Mays
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Ilustrasi
Ilustrasi

Entah iblis apa yang merasuki pikiran RW (40). Dia tega menghabisi nyawa putri tirinya, AT (16), yang masih duduk di SMP, di Tayan Hulu, setelah sebelumnya melampiaskan nafsu bejatnya kepada korban.

RAKYATKU.COM, SANGGAU - Entah iblis apa yang merasuki pikiran RW (40). Dia tega menghabisi nyawa putri tirinya, AT (16), yang masih duduk di SMP, di Tayan Hulu, setelah sebelumnya melampiaskan nafsu bejatnya kepada korban.

Aksi kejam itu, dilakukan akhir April 2019. Tepatnya, Sabtu, 27 April 2019.

Siang itu, dia menjemput korban dari sekolah.

Di sebuah lokasi galian tanah, pelaku kemudian memperkosa korban. Sebelumnya, perlakuan itu sudah dilakukan tiga kali.

Usai dirudapaksa, korban sempat menuntut pertanggungjawaban pelaku. Marah, pelaku kemudian mendorong korban ke parit.

Dia lalu mencekik gadis yang dilahirkan dari rahim istrinya tersebut.

Tidak hanya itu, pelaku juga menghujamkan batu beberapa kali ke kepala korban.

Usai memastikan korban tewas, pelaku lalu menimbuni jasad korban.

Tiga hari kemudian, seorang warga yang lewat mencium bau busuk. 

"Setelah dicari, ternyata di situ dia melihat ada kaki manusia yang tertimbun tanah. Dia lalu menginformasikan ke Polsek Tayan Hulu," ujar Kapolres Sanggau, AKBP Imam Riyadi, sebagaimana dilansir dari Tribunnews.

Mayat tersebut kemudian dievakuasi. Dari seragam sekolah diketahui, itu adalah jasad AT yang sudah 3 hari hilang.

Pemeriksaan maraton kemudian dilakukan terhadap saksi. Salah satunya, tersangka RW. Dia kemudian mengakui telah membunuh anak tirinya, setelah memperkosanya.

Dia mengaku sudah tiga kali memperkosa korban. Dua kali pada 2018, dan terakhir di TKP.