Kamis, 31 Januari 2019 15:07

Hanya Bersihkan Salju di Area Pertahanan Lawan, Sebegitu Munafik Itukah Liverpool?

Nur Hidayat Said
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Momen jalannya laga Liverpool vs Leicester City. (Foto: Evening Standard)
Momen jalannya laga Liverpool vs Leicester City. (Foto: Evening Standard)

Pemandangan janggal tersaji kala Liverpool menjamu Leicester City pada lanjutan Liga Inggris, Kamis dini hari Wita (31/1/2019).

RAKYATKU.COM, LIVERPOOL - Pemandangan janggal tersaji kala Liverpool menjamu Leicester City pada lanjutan Liga Inggris, Kamis dini hari Wita (31/1/2019). Beberapa penggemar menyadari pengelola stadion Anfield hanya membersihkan salju di wilayah pertahanan Leicester.

Laga ini berakhir dengan kedudukan imbang 1-1. The Reds sempat unggul lebih dahulu melalui gol Sadio Mane pada menit ke-3, sebelum dibahas 
Harry Maguire jelang babak pertama berakhir.

Tambahan satu poin membuat Liverpool sedikit lebih jauh dari rival terdekatnya dalam perburuan gelar Liga Inggris, Manchester City. Kedua tim saat ini tengah terpaut lima poin saja di papan klasemen.

Terkait salju, umumnya laga yang digelar pada awal tahun memang selalu diselimuti oleh putihnya salju. Itu karena di Inggris masih dalam suasana musim dingin.

Adanya salju bisa memberikan dampak yang kurang baik terhadap laga. Keberadaannya bisa membuat pergerakan pemain saat berlari menjadi jauh lebih lambat dari biasanya.

Menjadi tanggung jawab pengelola stadion membersihkan salju itu dari lapangan. Janggalnya, pada laga Liverpool kontra Leicester City, hanya bagian tim tamu yang dibersihkan dari stadion Anfield.

Banyak yang menduga tindakan itu bertujuan untuk memberi keuntungan bagi Liverpool. Salju yang menumpuk di wilayah Liverpool diharapkan bisa membuat pergerakan lawan saat melakukan serangan bisa terhambat.

Para penonton nyatanya menyadari hal itu. Mereka menyampaikan hasil pandangannya melalui akun sosial medianya masing-masing, dan dikutip langsung oleh media asal Inggris, Express.

"Ingat Klopp pernah komplain soal lapangan di (Manchester) City, dan pada jeda babak pertama perawat lapangan hanya membersihkan area menyerang mereka dari salju," tutur salah satu warganet di Twitter, @MGMustill97.

Beberapa penonton juga menyampaikan keluhannya soal lapangan di Anfield, serta turut menyasar komentar Klopp soal markas Manchester City, beberapa waktu lalu.

"Klopp adalah orang yang paling munafik. Komplain soal rumput yang kering dan panjang padahal menyuruh perawat lapangan hanya membersihkan salju di setengah wilayah Liverpool," tulis warganet lainnya.

"Coba bayangkan bila ada tim lain melawan Liverpool yang hanya membersihkan satu sisi dari lapangan? Saya yakin bakal ada petisi," demikian komentar lainnya.