RAKYATKU.COM, LOMBOK — Kualitas ketangguhan mesin serta keunggulan manuver motor sport Honda kembali teruji di lintasan balap kelas dunia. Dalam gelaran Mandalika Racing Series (MRS) Ronde 4 yang berlangsung pada 19–20 September 2026 di Sirkuit Internasional Mandalika, Lombok, Astra Motor Racing Team (ART) sukses menunjukkan dominasi mutlak dengan mengoleksi total 9 podium di tiga kelas berbeda.
Raihan impresif tersebut diraih berkat performa kompetitif dua lini motor sport andalan Honda, yakni Honda CBR250RR dan Honda CBR150R.
Dua hari kompetisi yang terbagi dalam Race 1 pada hari Sabtu dan Race 2 pada hari Minggu menjadi panggung pembuktian bagi keandalan teknologi mesin Honda yang diracik presisi oleh tim mekanik ART.
Baca Juga : Perkuat Kesiapan Seri Final, Gery Salim dan ART Tampil Makin Impresif Bersama Honda CBR250RR
Pada kelas Indonesia Junior Talent Cup (IJTC) U-15 yang mengandalkan Honda CBR150R, pasangan pembalap muda Resky dan Bintang Pranata tampil mendominasi. Pada Race 1, Resky meraih podium kedua disusul Bintang di posisi ketiga. Berlanjut ke Race 2, Resky keluar sebagai juara pertama sementara Bintang merebut podium kedua di kelas Junior Sport 250cc.
Keperkasaan racikan motor ART semakin menjadi-jadi di kelas Junior Sport 250cc dan NS250cc yang menggunakan Honda CBR250RR.
Ahmad Azel Savero berhasil menyumbang podium pertama pada Race 2 kelas Junior Sport 250cc, sementara Muhammad Nabil Zahsena tampil konsisten meraih double podium di posisi ketiga pada Race 1 dan Race 2. Tak ketinggalan, pembalap senior Gery Salim melengkapi pesta podium ART di kelas NS250cc dengan meraih podium ketiga di Race 1 dan posisi kedua pada sesi Superpole Race.
Baca Juga : Bintang, Azel, dan Nabil Tampil Gemilang, Bukti Efektivitas Pembinaan Usia Dini Astra Motor Racing Team
Pembalap ART, Ahmad Azel Savero, mengakui bahwa keandalan mesin Honda CBR250RR dan kerja keras mekanik menjadi kunci utama dirinya mampu bangkit dari kendala teknis pada Race 1 hingga akhirnya meraih posisi tertinggi di Race 2.
"Terima kasih tim dan mekanik bekerja keras untuk seri ini, dan alhamdulillah saya bisa berikan yang terbaik untuk tim pada race kedua karena pada race pertama saya sedikit ada kendala technical problem tapi alhamdulillah bisa finish," tutur Azel Savero.
Keunggulan Aerodinamika dan Chassis di Sirkuit Mandalika
Baca Juga : Dominasi ART di Mandalika, Andi Gilang Sapu Bersih Podium dan Pimpin Awal Musim
Sirkuit Mandalika dikenal memiliki karakter lintasan yang menuntut kombinasi antara kecepatan puncak (top speed) di trek lurus serta kestabilan chassis saat melibas tikungan cepat. Honda CBR250RR yang dibekali mesin 250cc 2-silinder DOHC sanggup memberikan respons tenaga yang melimpah di setiap putaran mesin.
Dipadukan dengan suspensi yang mudah disesuaikan (adjustable) dan desain aerodinamis yang minim hambatan angin, para pembalap ART dapat bermanuver dengan presisi tinggi.
Keunggulan ini terlihat jelas dari kemampuan M. Nabil Zahsena dan Gery Salim yang berulang kali memimpin jalannya balapan dan bersaing ketat dengan para rival di barisan terdepan.
Baca Juga : Astra Motor Racing Team Kembali Raih Podium di Mandalika Racing Series Round 4
Sinergi Mekanik dan Pembalap Kunci Sukses ART
Raihan 9 podium dalam satu akhir pekan balapan menjadi bukti nyata harmonisasi yang solid antara kesiapan fisik pembalap dan keandalan data teknis yang dihimpun oleh tim mekanik.
Hasil positif di Sirkuit Mandalika ini kian memperkokoh reputasi Honda CBR250RR dan CBR150R sebagai motor sport paling tangguh di arena balap nasional, sekaligus menegaskan dominasi Astra Motor Racing Team dalam perburuan gelar juara umum musim 2026.