Senin, 28 September 2026 22:41
Chief Executive Astra Motor Robien Tony (kanan) meresmikan Desa Sejahtera Astra Bengkaung binaan Astra Motor dengan menandatangani MOU bersama Kepala Desa Bengkaung, Faizul Bayani M.Pd (kiri)
Editor : Lisa Emilda

RAKYATKU.COM, MATARAM — Impian masyarakat pedesaan di Nusa Tenggara Barat untuk berdiri di atas kaki sendiri kini selangkah lebih dekat menuju kenyataan. Pemerintah Desa Bengkaung, Kabupaten Lombok Barat, menyambut hangat peresmian program Desa Sejahtera Astra (DSA) Bengkaung yang diisiasi oleh Astra Motor pada Jumat, 25 September 2026. Program kolaboratif ini menjadi pendorong utama bagi Desa Bengkaung untuk mengoptimalkan potensi lokal menuju status Desa Mandiri.

 

Pemberdayaan masyarakat di Desa Bengkaung sejatinya telah dirintis oleh Astra Motor sejak tahun sebelumnya melalui pengembangan potensi komoditas lokal, yakni Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Madu Trigona.

Madu Trigona atau madu dari lebah tanpa sengat (stingless bee) merupakan salah satu produk unggulan khas kawasan bukit Bengkaung yang memiliki nilai ekonomis tinggi dan khasiat kesehatan yang melimpah. Melalui pendampingan terstruktur dari Astra Motor, para peternak lebah lokal dibekali peningkatan kapasitas produksi, tata kelola kemasan, hingga akses pemasaran yang lebih luas.

Baca Juga : Jawab Kebutuhan Air Bersih Warga Lombok, Astra Motor Bangun Pipa Sanitasi dan Biopori di Bengkaung

Kepala Desa Bengkaung, Faizul Bayani, M.Pd., mengungkapkan rasa haru dan apresiasinya yang mendalam atas komitmen berkelanjutan yang ditunjukkan oleh Astra Motor di desanya.

 

"Kami sangat berterima kasih untuk Astra Motor atas peresmian Desa Sejahtera Astra Bengkaung. Kehadiran Astra Motor di Desa Bengkaung ini seperti bulan jatuh ke dalam pangkuan, membantu Desa Bengkaung untuk bisa lebih maju menjadi Desa Mandiri," ungkap Faizul Bayani.

Transformasi Potensi Desa 522 Hektare

Baca Juga : Wujudkan Keberlanjutan, Astra Motor Resmikan Program Desa Sejahtera Astra di Lombok Barat

Faizul Bayani menjelaskan bahwa Desa Bengkaung menyimpan potensi alam dan sumber daya manusia yang sangat besar. Dengan wilayah seluas lebih dari 522 hektare dan populasi sebanyak 4.103 jiwa yang tersebar di tujuh dusun, Desa Bengkaung membutuhkan mitra strategis yang sanggup memberikan pendampingan secara konsisten.

Pengembangan UMKM Madu Trigona tidak hanya berdampak pada peningkatan pendapatan harian warga (income generating), tetapi juga menciptakan lapangan kerja baru bagi para pemuda desa. Integrasi sektor peternakan lebah dengan kelestarian vegetasi hutan di sekitarnya juga menjadikan ekonomi desa berkembang tanpa merusak lingkungan hidup.

Chief Executive Astra Motor, Robien Tony, menyampaikan bahwa keberhasilan pemberdayaan ekonomi di DSA Bengkaung terletak pada keterlibatan aktif masyarakat lokal sebagai aktor utama pembangunan.

Baca Juga : Bisnis Pegadaian Tumbuh, Pelatihan Barista Jadi Jalan Dorong UMKM Makassar Naik Kelas

"Melalui Desa Sejahtera Astra, kami ingin mendorong potensi yang dimiliki masyarakat agar dapat terus berkembang. Kami berharap, apa yang kita bangun bersama hari ini dapat terus berkembang ke depannya," pukas Robien Tony.

Menyusun Peta Jalan Desa Mandiri Berkelanjutan

Dengan resminya status sebagai Desa Sejahtera Astra, pembinaan terhadap UMKM Madu Trigona di Desa Bengkaung akan semakin diperkuat melalui integrasi dengan pilar lingkungan dan pendidikan.

Baca Juga : Pegadaian Dorong TJSL Naik Level, Pelatihan Barista Bekali Warga Makassar dengan Skill Produktif

Pemerintah Desa Bengkaung optimistis bahwa dengan terfasilitasinya sektor ekonomi, sanitasi air, dan pendidikan anak, indikator Indeks Desa Membangun (IDM) Desa Bengkaung akan meningkat pesat dari desa berkembang menjadi Desa Mandiri yang sejahtera dan berdaya saing tinggi di NTB.