Senin, 21 September 2026 20:15
Kasat Reskrim Polres Takalar, Inspektur Polisi Satu (IPTU) Haryanto
Editor : Syukur Nutu

RAKYATKU.COM, TAKALAR — Seorang warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Takalar berinisial AP ditemukan meninggal dunia di toilet blok hunian pada Senin, 21 September 2026. 

 

Kasat Reskrim Polres Takalar, Inspektur Polisi Satu (IPTU) Haryanto mengatakan polisi menerima informasi dari pihak Lapas Takalar mengenai kematian warga binaan tersebut. Anggar ditemukan sekitar pukul 12.00 Wita setelah salat Zuhur.

"Untuk saat ini diduga gantung diri," kata IPTU Haryanto.

Baca Juga : Persekutuan Oikumene Polda Sulsel Berbagi Kasih dan Sukacita di Panti Asuhan Titipan Kasih

Dikatakan, AP ditemukan dalam kondisi tergantung dengan kain panjang yang diduga berupa sarung terlilit di lehernya. Saat ditemukan, pintu toilet dalam kondisi terkunci dari dalam. Rekan sesama warga binaan kemudian mendobrak pintu toilet. AP ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa setelah pintu berhasil dibuka.

 

Terkait peristiwa itu, pihak kepolisian masih menyelidiki penyebab pasti kematian AP. Penyidik telah meminta keterangan dari sejumlah warga binaan yang pertama kali menemukan korban serta petugas Lapas yang sedang berjaga ketika peristiwa terjadi.

"Kami masih memeriksa ataupun meminta keterangan dari beberapa saksi yang pertama kali melihat dan juga beberapa pegawai yang piket pada saat kejadian," tambah IPTU Haryanto.

Baca Juga : Polda Sulsel Ungkap 10 Tindak Pidana Penyalahgunaan BBM Bersubsidi

Berdasarkan informasi awal yang diterima polisi, AP sedang menjalani hukuman delapan tahun penjara dalam perkara kekerasan seksual. Polisi masih mendalami informasi mengenai latar belakang dan kondisi sebelum AP ditemukan meninggal.

"Jenazah masih ada di Lapas sambil menunggu keluarganya. Informasi yang kami terima keluarga almarhum sudah dalam perjalanan menuju Lapas Takalar," jelas IPTU Haryanto.

Sementara itu, Munawir M, Humas Lapas Takalar yang dikonfirmasi mengenai kematian warga binaan menyebut pihaknya masih melakukan pendalaman.

Baca Juga : Kasat Lantas Polrestabes Makassar AKBP Siska Turun Langsung Pantau Antrian BBM

"Kami sementara menelusuri kebenaran isunya. Akan ada laporan resmi dari pimpinan nantinya," katanya