RAKYATKU.COM, JAKARTA — Kemudahan akses teknologi digital menjadi akselerator utama dalam memperluas jangkauan edukasi dan pemanfaatan layanan keuangan syariah. Kepala Biro Perekonomian dan Keuangan Setda Provinsi DKI Jakarta, Muhammad Herizkianto, menyebut digitalisasi sebagai enabler strategis bagi masyarakat modern.
"Memanfaatkan teknologi digital memungkinkan informasi dan edukasi keuangan syariah dapat menjangkau masyarakat dengan lebih mudah, cepat, dan luas, kapan pun dan di mana pun," ungkap Herizkianto.
Sejalan dengan hal itu, Wakil Ketua Dewan Komisioner LPS, Farid Azhar Nasution, menyampaikan bahwa pertumbuhan permintaan (demand) dari masyarakat harus diimbangi inovasi produk dari industri.
Baca Juga : DPR Minta Keuangan Syariah Jadi Solusi Lapangan Kerja dan UMKM Naik Kelas
"Semakin banyak masyarakat menggunakan produk syariah, semakin besar pula dorongan bagi industri untuk berinovasi. Permintaan dan penawaran terus tumbuh bersama," tutur Farid.
Penyelenggaraan EKSIS 2026 menghadirkan 34 booth Pelaku Usaha Jasa Keuangan (PUJK) syariah serta 6 booth produk halal guna memberikan pengalaman langsung bagi masyarakat dalam memanfaatkan ekosistem digital syariah secara aman dan terpercaya.
TAG
- #digitalisasi
- #lps
- #Pemprov DKI Jakarta
- #EKSiS 2026
- #Inovasi Syariah
- #Edukasi Digital
- #Financial Technology
BERITA TERKAIT
-
OJK, Bank Sulselbar dan LPS Bersinergi Cetak Generasi Muda Melek Keuangan
-
Ubah Belajar Matematika Jadi Lebih Menyenangkan, Telkomsel Hadirkan Paket Bundel Sacred Octagon
-
Indeks Inklusi Baru 13%, OJK Pacu Keuangan Syariah Lewat EKSiS 2026
-
Diserbu 7.500 Peserta Jamnas XII, OJK, BI, Kemenkeu, dan LPS Hadirkan Tenda Kampung Finansial