RAKYATKU.COM, JAKARTA — Sektor keuangan syariah didorong untuk mengambil peran lebih besar dalam menyelesaikan tantangan ekonomi kerakyatan, khususnya pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Anggota Komisi XI DPR RI, Anis Byarwati, menggarisbawahi bahwa laju pertumbuhan ekonomi syariah harus selaras dengan penciptaan lapangan kerja dan penguatan kapasitas wirausaha muda.
"Ekonomi syariah harus menjadi bagian dari solusi atas persoalan ekonomi kita. Dia harus membantu menciptakan lapangan kerja, membantu UMKM naik kelas, membantu masyarakat memiliki usaha, membantu generasi muda menjadi entrepreneur, dan pada akhirnya membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ujar Anis Byarwati dalam pembukaan EKSIS 2026.
Baca Juga : Pegadaian Syariah Sentral Tumbuh 33 Persen, OSL Tembus Rp360 Miliar
Anis menekankan, ekspansi industri syariah tetap harus dibarengi dengan prinsip kehati-hatian, tata kelola yang baik, serta perlindungan konsumen agar UMKM dapat tumbuh secara produktif dan berkelanjutan.
BERITA TERKAIT
-
Gandeng LPS dan Pemprov DKI, OJK Dorong Digitalisasi Layanan Keuangan Syariah
-
Indeks Inklusi Baru 13%, OJK Pacu Keuangan Syariah Lewat EKSiS 2026
-
Industri & Kinerja Finansial (Fokus Pertumbuhan Pembiayaan & Kualitas Kredit)
-
Sambut Hari Anak Nasional, Pegadaian Kanwil VI Gelar Lomba Mewarnai dan Pameran UMKM di Makassar