RAKYATKU.COM,PANGKEP — Memperkuat literasi demokrasi di kalangan generasi muda, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Inovasi Desa Gelombang 116 Universitas Hasanuddin (Unhas) menggelar edukasi politik bertajuk "GEN CERDAS MEMILIH" di SMAN 19 Pangkep, Rabu (15/7/2026).
Program edukasi pemilih pemula ini dilaksanakan berkolaborasi dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pangkep. Sebanyak 50 peserta yang terdiri dari siswa kelas XI dan XII, guru, jajaran KPU Pangkep, serta mahasiswa KKN Unhas hadir mengikuti sosialisasi tersebut.
Pelaksana Program Kerja, Muhammad Su'ud Asshuraim, menjelaskan bahwa program ini dirancang untuk membekali calon pemilih pemula agar siap, kritis, dan bertanggung jawab saat menggunakan hak pilihnya pada pemilu maupun pilkada mendatang.
Baca Juga : Wakili Pj Bupati, Sekda Wajo Terima 98 Mahasiswa KKN UNHAS
"Sosialisasi ini menjadi wujud kolaborasi KKN Unhas dan KPU Pangkep dalam memberikan pendidikan politik. Kami ingin meningkatkan literasi demokrasi, pemahaman kepemiluan, serta mendorong partisipasi aktif siswa sebagai pemilih pemula," ujar Su'ud.
Dalam sesi pemaparan, Plt. Ketua KPU Kabupaten Pangkep, Saiful Mujib, membawakan materi seputar fungsi kelembagaan KPU, dasar hukum UU No. 7/2017 dan UU No. 10/2016, hingga pentingnya asas LUBER JURDIL dalam pemilu. Sementara itu, Anggota KPU Pangkep, Hasanuddin G. Kuna, memaparkan Jejak Surat Suara Pilkada Pangkep periode 2005 hingga 2024 untuk memperlihatkan rekam jejak perkembangan demokrasi lokal.
Siswa diajak menjadi pemilih cerdas dengan mengenali rekam jejak dan visi-misi calon pemimpin, serta tidak mudah terpengaruh hoaks maupun isu politik uang.
Baca Juga : Logistik Pemilu 2024 di Pangkep Sudah 100 Persen, Tinggal Tunggu Pengiriman ke Pulau Terluar
Keberhasilan program ini terbukti dari evaluasi pre-test dan post-test. Rata-rata nilai pemahaman siswa mengenai kepemiluan melonjak signifikan sebesar 13,56 poin, dari angka awal 80,37 menjadi 93,93 setelah menerima materi sosialisasi