Kamis, 30 Juli 2026 21:17
Dalam aksi lingkungan ini, lebih dari 100 murid dari jenjang PAUD, SD, SMP, hingga SMA diwajibkan menanam masing-masing tiga pohon.
Editor : Lisa Emilda

RAKYATKU. COM, MAROS Ranu Harapan Islamic International Boarding School (RHIIBS) Maros menggelar aksi penanaman pohon berbasis pendidikan karakter di lingkungan sekolah. Melalui kegiatan ini, para siswa diajak belajar langsung dari alam terbuka sebagai wujud investasi masa depan sekaligus pembentukan nilai-nilai kehidupan.

 

Dalam aksi lingkungan ini, lebih dari 100 murid dari jenjang PAUD, SD, SMP, hingga SMA diwajibkan menanam masing-masing tiga pohon. Penanaman dilakukan secara bertahap di sepanjang area samping pagar sekolah, mulai dari pintu gerbang utama hingga kebun belakang.

Lebih dari Sekadar Menanam: Menanamkan Nilai Konsistensi

Baca Juga : Dukung Infrastruktur Olahraga Sulsel, Kalla Beton Suplai Ready Mix Rp3,8 Miliar untuk Proyek Stadion Sudiang Makassar

Direktur Sekolah-sekolah Ranu Harapan, Muhtar, menegaskan bahwa aksi penanaman ini tidak sekadar ritual penghijauan biasa. Siswa diwajibkan untuk merawat dan memelihara pohon yang mereka tanam hingga menyelesaikan masa studi (tamat) kelak.

 

"Ini bukan sekadar menanam, ada penanaman nilai-nilai kehidupan di dalamnya. Bahwa menikmati hasil itu butuh perjuangan, ketekunan, keseriusan, dan konsistensi hingga sukses. Jika ingin menikmati dua tahun yang akan datang, tanam sekarang," ujar Muhtar.

Pembelajaran Keikhlasan dan Filosofi Investasi

Baca Juga : Atasi Cuaca Terik Makassar, Asmo Sulsel Ingatkan Pentingnya #Cari_Aman dan Jaga Kesehatan Saat Berkendara

Sementara itu, Kepala SMA Islam RHIIBS, Malik, menjelaskan bahwa program ini menjadi wahana bagi para siswa untuk memahami makna keikhlasan dan hakikat berinvestasi bagi kebaikan bersama.

"Tanamlah pohon meskipun esok itu sudah kiamat. Jika yang menanam bisa menikmati buahnya, berarti Allah sudah memberikan balasannya di dunia. Namun jika dinikmati orang lain, maka nikmatnya akan diberikan Allah di akhirat kelak," tutur Malik.

Melalui pendampingan yang berkelanjutan, RHIIBS Maros berharap kebiasaan merawat tanaman ini dapat membentuk mental kepemimpinan siswa yang bertanggung jawab, sabar, serta peduli terhadap kelestarian lingkungan sekitar.