Jumat, 24 Juli 2026 10:34
Penanaman yang berlangsung pada Rabu (22/7/2026) itu menjadi bagian dari upaya rehabilitasi kawasan pesisir sekaligus memperkuat ketahanan lingkungan terhadap dampak perubahan iklim.
Editor : Lisa Emilda

RAKYATKU.COM, KARAWANG PT Astra Honda Motor (AHM) kembali mempertegas komitmennya terhadap pelestarian lingkungan melalui pengembangan kawasan Ekowisata Mangrove Tambaksari, Kabupaten Karawang, Jawa Barat. Komitmen tersebut diwujudkan dengan membangun rumah bibit mangrove, menanam 15.000 bibit mangrove, serta melengkapi kawasan konservasi dengan berbagai fasilitas edukasi guna memperkuat fungsi kawasan sebagai destinasi wisata berbasis lingkungan.

 

Penanaman yang berlangsung pada Rabu (22/7/2026) itu menjadi bagian dari upaya rehabilitasi kawasan pesisir sekaligus memperkuat ketahanan lingkungan terhadap dampak perubahan iklim. Bibit yang ditanam terdiri dari jenis Rhizophora sp. (bakau) dan Avicennia sp. (api-api), dua jenis mangrove yang berperan penting dalam menjaga garis pantai dari abrasi sekaligus menjadi habitat berbagai biota pesisir.

Tak hanya berfokus pada penghijauan, AHM juga membangun rumah pembibitan, gerbang kawasan, serta papan informasi edukatif agar Ekowisata Mangrove Tambaksari berkembang sebagai pusat konservasi, pembelajaran lingkungan, sekaligus destinasi wisata yang mampu memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar.

Baca Juga : Hari Anak Nasional, Astra Motor Sulsel Tanamkan Budaya #Cari_Aman Sejak Usia Dini kepada Puluhan Siswa TK di Gowa

Kepala Desa Tambaksari, Katam, menyampaikan apresiasinya atas dukungan berkelanjutan yang diberikan AHM terhadap pengembangan kawasan mangrove di wilayahnya. Menurutnya, keberadaan ekowisata tersebut tidak hanya membantu menjaga keseimbangan lingkungan pesisir, tetapi juga mulai membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat melalui sektor pariwisata.

 

"Pelestarian mangrove membutuhkan kolaborasi berbagai pihak. Dukungan yang diberikan AHM menjadi motivasi bagi kami untuk terus menjaga kawasan ini agar tetap lestari sekaligus berkembang sebagai destinasi wisata unggulan yang memberikan manfaat bagi masyarakat," ujarnya.

Kegiatan tersebut melibatkan lebih dari 80 peserta dari berbagai kalangan, mulai dari pemerintah daerah, akademisi, pelajar, masyarakat, hingga karyawan AHM yang tergabung dalam Synergy Content Creator Squad (SC Squad). Kolaborasi lintas sektor ini diharapkan mampu meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap pentingnya menjaga ekosistem pesisir melalui aksi nyata.

Baca Juga : Pertamina Perkuat Daya Saing UMKM di Takalar, Dorong Akses Pembiayaan dan Edukasi Energi untuk Usaha Berkelanjutan

Salah seorang peserta, Naysilla Nurfadillah, siswi SMAN 2 Cikampek, mengaku bangga dapat ikut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.

"Menanam mangrove memberikan pengalaman yang sangat berharga. Semoga kegiatan seperti ini dapat menginspirasi lebih banyak anak muda untuk ikut menjaga lingkungan," katanya.

Program ini merupakan kelanjutan dari rehabilitasi Mangrove yang telah dimulai sejak tahun sebelumnya. Hingga kini, AHM telah menumbuhkan sekitar 21.400 pohon mangrove di kawasan Ekowisata Mangrove Tambaksari sebagai bagian dari upaya menjaga kelestarian ekosistem pesisir secara berkelanjutan.

Baca Juga : PT Pertamina Trans Kontinental Gaungkan Aksi Bersih Pantai di Bitung, Jaga Coral Triangle dan Dukung Ekonomi Pesisir Berkelanjutan

General Manager Corporate Communication AHM, Ahmad Muhibbuddin, mengatakan bahwa pelestarian lingkungan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat merupakan dua aspek yang saling berkaitan. Menurutnya, kawasan konservasi yang dikelola dengan baik dapat berkembang menjadi destinasi wisata yang mampu memberikan nilai tambah bagi masyarakat sekitar.

"Kami ingin menghadirkan manfaat yang berkelanjutan melalui program konservasi ini. Tidak hanya menjaga lingkungan pesisir, tetapi juga mendorong kawasan Ekowisata Mangrove Tambaksari menjadi pusat edukasi dan destinasi wisata yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ujar Muhibbuddin.

Sejak 2012, AHM secara konsisten menjalankan berbagai program pelestarian lingkungan di berbagai daerah di Indonesia sebagai bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan. Upaya tersebut sekaligus mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) melalui konservasi alam, rehabilitasi ekosistem, dan pemberdayaan masyarakat di sekitar kawasan binaan.