Kamis, 09 Juli 2026 11:40
Editor : Editor

RAKYATKU.COM,PAREPARE--Pemerintah Kota Parepare yang terdiri dari gabungan Satpol PP, Dinas Perhubungan dan unsur Kelurahan Lumpue melakukan penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL) di dekat Jembatan Sumpang.

 

Baca Juga : Tasming Hamid-Hermanto Realisasikan Janji Seragam Sekolah Gratis , Bantu Tekan Beban Orang Tua di TA Baru

Baca Juga : Tasming Hamid Bersyukur dapat Bantuan Traktor dari Kementan, Siap Dongkrak Produktivitas Pertanian Parepare

Baca Juga : Terpilih Secara Aklamasi, Amarun Agung Hamka Siap Bawa PBSI Parepare Cetak Atlet Berprestasi

 

Langkah tersebut diambil lantaran adanya aduan yang masuk di layanan aduan "Lapor Pak Wali" sebanyak dua kali terkait pengguna fasilitas umum di jalan poros nasional tersebut.

 

Baca Juga : Tasming Hamid-Hermanto Realisasikan Janji Seragam Sekolah Gratis , Bantu Tekan Beban Orang Tua di TA Baru

Baca Juga : Tasming Hamid Bersyukur dapat Bantuan Traktor dari Kementan, Siap Dongkrak Produktivitas Pertanian Parepare

Baca Juga : Terpilih Secara Aklamasi, Amarun Agung Hamka Siap Bawa PBSI Parepare Cetak Atlet Berprestasi

 

 

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Parepare, Ulfa Lanto mengungkapkan bahwa sudah dilakukan pendekatan persuasif terhadap PKL ini.

 

Baca Juga : Tasming Hamid-Hermanto Realisasikan Janji Seragam Sekolah Gratis , Bantu Tekan Beban Orang Tua di TA Baru

Baca Juga : Tasming Hamid Bersyukur dapat Bantuan Traktor dari Kementan, Siap Dongkrak Produktivitas Pertanian Parepare

Baca Juga : Terpilih Secara Aklamasi, Amarun Agung Hamka Siap Bawa PBSI Parepare Cetak Atlet Berprestasi

 

Baca Juga : DPRD Parepare Sahkan Persetujuan Ranperda APBD 2025, Pemkot Siap Tindak Lanjuti Masukan Fraksi

"Kita sudah lakukan pendekatan persuasif, diarahkan ke Mattirotasi (Matras) tempat penjual buah. Kita tidak mau mematikan mata pencarian masyarakat tetapi titik yang ditempati merupakan fasilitas umum jalan nasional,"jelasnya, Kamis 9 Juli 2026.

 

Baca Juga : Tasming Hamid-Hermanto Realisasikan Janji Seragam Sekolah Gratis , Bantu Tekan Beban Orang Tua di TA Baru

Baca Juga : Tasming Hamid Bersyukur dapat Bantuan Traktor dari Kementan, Siap Dongkrak Produktivitas Pertanian Parepare

Baca Juga : Terpilih Secara Aklamasi, Amarun Agung Hamka Siap Bawa PBSI Parepare Cetak Atlet Berprestasi

 

"Langkah ini dilakukan bukan semata-mata untuk menindak satu pedagang, melainkan sebagai bentuk tanggung jawab pemerintah dalam menjaga ketertiban ruang publik,"tegasnya.

 

Baca Juga : Tasming Hamid-Hermanto Realisasikan Janji Seragam Sekolah Gratis , Bantu Tekan Beban Orang Tua di TA Baru

Baca Juga : Tasming Hamid Bersyukur dapat Bantuan Traktor dari Kementan, Siap Dongkrak Produktivitas Pertanian Parepare

Baca Juga : Terpilih Secara Aklamasi, Amarun Agung Hamka Siap Bawa PBSI Parepare Cetak Atlet Berprestasi

 

Apabila pelanggaran tersebut dibiarkan, kata Ulfa maka berpotensi menjadi contoh bagi pedagang lainnya sehingga jumlah PKL di kawasan tersebut akan terus bertambah.

 

Baca Juga : Tasming Hamid-Hermanto Realisasikan Janji Seragam Sekolah Gratis , Bantu Tekan Beban Orang Tua di TA Baru

Baca Juga : Tasming Hamid Bersyukur dapat Bantuan Traktor dari Kementan, Siap Dongkrak Produktivitas Pertanian Parepare

Baca Juga : Terpilih Secara Aklamasi, Amarun Agung Hamka Siap Bawa PBSI Parepare Cetak Atlet Berprestasi

 

Baca Juga : Tasming Hamid Sambut Positif Kejurda Bhayangkara Road Race, Sebut Jadi Wadah Pembinaan Talenta Muda Otomotif

Kondisi tersebut, jelas dia dapat mengganggu arus lalu lintas, membahayakan keselamatan pengguna jalan, serta meningkatkan beban aktivitas di kawasan Jembatan Sumpang Minangae yang merupakan bagian dari jalur nasional.

 

Baca Juga : Tasming Hamid-Hermanto Realisasikan Janji Seragam Sekolah Gratis , Bantu Tekan Beban Orang Tua di TA Baru

Baca Juga : Tasming Hamid Bersyukur dapat Bantuan Traktor dari Kementan, Siap Dongkrak Produktivitas Pertanian Parepare

Baca Juga : Terpilih Secara Aklamasi, Amarun Agung Hamka Siap Bawa PBSI Parepare Cetak Atlet Berprestasi

 

Selain itu, tambah dia lokasi tersebut juga telah dilengkapi dengan rambu larangan berhenti dan berdasarkan ketentuan yang berlaku tidak diperbolehkan digunakan sebagai tempat berjualan.

 

Baca Juga : Tasming Hamid-Hermanto Realisasikan Janji Seragam Sekolah Gratis , Bantu Tekan Beban Orang Tua di TA Baru

Baca Juga : Tasming Hamid Bersyukur dapat Bantuan Traktor dari Kementan, Siap Dongkrak Produktivitas Pertanian Parepare

Baca Juga : Terpilih Secara Aklamasi, Amarun Agung Hamka Siap Bawa PBSI Parepare Cetak Atlet Berprestasi

 

Pelaksanaan penertiban ini sendiri didasarkan pada ketentuan peraturan perundang-undangan dan peraturan daerah yang berlaku, termasuk Peraturan Daerah Kota Parepare tentang Pembinaan dan Penataan Pedagang Kaki Lima, Penyelenggaraan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, Jalan, serta Ketertiban Umum. Seluruh tindakan yang dilakukan Satpol PP juga berpedoman pada Standar Operasional Prosedur sebagaimana diatur dalam Permendagri Nomor 16 Tahun 2023.(*)

Penulis : Hasrul Nawir

TAG

BERITA TERKAIT