Rabu, 01 Juli 2026 12:04
Edukasi keterampilan ini diselenggarakan di Madrid Hall, Kawasan Wisata Akkarena, pada Selasa, 30 Juni 2026
Editor : Lisa Emilda

RAKYATKU.COM, MAKASSAR – Lippoland, melalui anak perusahaannya PT Gowa Makassar Tourism Development Tbk. (GMTD), kembali merealisasikan aksi kepedulian sosial kemasyarakatan di wilayah Sulawesi Selatan. Langkah ini diwujudkan lewat peluncuran program Corporate Social Responsibility (CSR) tahunan bertajuk Tabung Karya (Tanjung Bunga Berkarya) Vol. 4.

 

Mengangkat visi "Merangkai Kreativitas, Mencipta Nilai", agenda kali ini difokuskan pada pemberdayaan ekonomi perempuan lewat pelatihan pembuatan kerajinan tangan.

Sasar 75 Peserta dari Komunitas Rentan dan Sahabat IWAPI

Baca Juga : GMTD Latih 80 Kader Posyandu Maccini Sombala dan Donasikan Alat Medis

Edukasi keterampilan ini diselenggarakan di Madrid Hall, Kawasan Wisata Akkarena, pada Selasa, 30 Juni 2026. Kegiatan ini melibatkan sedikitnya 75 peserta yang didominasi oleh para ibu yang tergabung dalam Komunitas Orang Tua Anak Down Syndrome (KOADS) serta perwakilan dari Sahabat IWAPI.

 

Melalui lokakarya intensif ini, para ibu dibekali kemahiran praktis dalam merangkai aksesori harian seperti gelang dan gantungan kunci. Produk kerajinan ini dipilih karena tidak hanya menonjolkan aspek estetika visual, tetapi juga berpotensi tinggi untuk dipasarkan guna menambah pendapatan dan memperkuat stabilitas finansial keluarga.

Untuk memastikan materi tersampaikan secara optimal, GMTD memercayakan urusan teknis kepada "Tangan Dia", sebuah kolektif narasumber yang berpengalaman luas di bidang handmade craft. Tim instruktur membimbing peserta secara interaktif, mulai dari tahapan pengenalan karakteristik bahan baku, teknik dasar menyimpul, perpaduan gradasi warna, hingga strategi pengemasan produk agar siap bersaing di pasar industri kreatif.

Baca Juga : Indonesia Gastrodiplomacy Series 2026 Perkuat Posisi Makassar sebagai Gerbang Indonesia Timur

Dorong Kemandirian Melalui Pilar "Lippo Untuk Indonesia PASTI"

Chief Operating Officer GMTD, Jemmy Andreas Persang, menjelaskan bahwa inisiatif Tabung Karya didesain untuk memberikan dampak produktif yang berkelanjutan, bukan sekadar bantuan karitatif sesaat.

"Melalui Tabung Karya, kami ingin menghadirkan ruang belajar yang tidak hanya mengasah kreativitas, tetapi juga membuka peluang bagi peserta untuk menghasilkan karya yang memiliki nilai tambah. Kami berharap keterampilan yang diperoleh hari ini dapat menjadi bekal untuk meningkatkan kemandirian ekonomi keluarga sekaligus mempererat kebersamaan di dalam komunitas," papar Jemmy.

Baca Juga : GMTD Sukses Luncurkan The Hive Frontier dan Treetops

Apresiasi senada diungkapkan oleh Andi Rahmatullah, Perwakilan dari KOADS. Ia menilai kehadiran program ini sangat berdampak positif dalam mendongkrak rasa percaya diri para orang tua, sekaligus membuka ruang interaksi sosial yang sehat dan inklusif di Kota Makassar.

Secara makro, realisasi Tabung Karya Vol. 4 ini merupakan bagian dari implementasi pilar "Independen" yang termaktub dalam kerangka kerja grup "Lippo Untuk Indonesia PASTI" (Pintar-Asri-Sejahtera-Tangguh-Independen). GMTD berkomitmen untuk terus menginisiasi program-program lingkungan dan sosial yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat di area Tanjung Bunga dan sekitarnya.