Kamis, 18 Juni 2026 17:27
OJK Sulsel Sulbar menggelar edukasi keuangan maraton yang menjangkau 370 pelajar dan mahasiswa di Kabupaten Mamuju, Mamuju Tengah, dan Majene pada 9-11 Juni 2026.
Editor : Lisa Emilda

RAKYATKU. COM, MAKASSAR – Hasil Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) Tahun 2025 menunjukkan tren yang sangat menggembirakan bagi masa depan finansial Indonesia.

 

Tingkat literasi keuangan kelompok pelajar dan mahasiswa secara nasional berhasil menyentuh angka 61,76 persen, naik signifikan dari angka 56,42 persen pada tahun sebelumnya. Lonjakan lebih tajam bahkan terjadi pada sektor literasi keuangan syariah kelompok muda yang meroket dari 30,17 persen menjadi 40,49 persen.

Merespons data pertumbuhan positif tersebut, Otoritas Jasa Keuangan Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat (OJK Sulsel Sulbar) bergerak taktis memastikan pemahaman ini merata hingga ke daerah.

Baca Juga : Gandeng FISIP Unsulbar, OJK Sulsel Sulbar Benteng Mahasiswa dari Jeratan Pinjol Ilegal

Kepala OJK Sulsel Sulbar, Moch. Muchlasin, menegaskan bahwa data impresif tersebut harus diimbangi dengan edukasi yang berkelanjutan di lapangan.

 

"Pemahaman keuangan yang baik sejak usia sekolah hingga perguruan tinggi merupakan bekal penting bagi generasi muda dalam merencanakan masa depan. Upaya edukasi yang berkelanjutan masih sangat diperlukan untuk meningkatkan pemahaman mengenai manfaat, risiko, hak, dan kewajiban produk jasa keuangan," jelas Muchlasin.

Sebagai manifestasi nyata, OJK Sulsel Sulbar langsung menggelar edukasi keuangan maraton yang menjangkau 370 pelajar dan mahasiswa di Kabupaten Mamuju, Mamuju Tengah, dan Majene pada 9-11 Juni 2026. Langkah agresi literasi ini diharapkan mampu mengonversi data statistik nasional menjadi budaya keuangan yang sehat dan riil di tingkat daerah.