Kamis, 18 Juni 2026 16:23

Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Gelar Pelatihan dan Sosialisasi PUMK Bagi UMKM Manado

Lisa Emilda
Konten Redaksi Rakyatku.Com
PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi melalui Sales Area Manado menyelenggarakan program pengembangan kapasitas intensif bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi melalui Sales Area Manado menyelenggarakan program pengembangan kapasitas intensif bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi latih 20 UMKM Manado strategi pemasaran digital & buka akses modal lewat Sosialisasi PUMK. Dorong pertumbuhan ekonomi.

RAKYATKU. COM, MANADO – Berkomitmen mendorong kemandirian ekonomi masyarakat dan meningkatkan kelas pelaku usaha lokal, PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi melalui Sales Area Manado menyelenggarakan program pengembangan kapasitas intensif bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Kegiatan bertajuk “Promosi Produk Auto Cuan & Sosialisasi PUMK untuk Mitra Binaan UMKM Wilayah Manado” ini diikuti secara produktif oleh 20 pelaku UMKM terpilih.

Berlangsung di Pertamina Way Sales Area Manado, lokakarya ini dirancang secara taktis untuk merespons tantangan nyata di era digitalisasi. Rangkaian materi yang dihadirkan meliputi strategi penetrasi pasar berbasis digital, edukasi keselamatan operasional usaha, hingga pembukaan akses permodalan struktural melalui skema korporasi.

Sales Area Manager Sulutgo, Angga Yudiwinata Putra, menegaskan bahwa penguatan kompetensi UMKM memegang peranan krusial sebagai pilar penyokong stabilitas ekonomi daerah.

Baca Juga : Pertamina Tambah Penyaluran Biosolar di Makassar hingga 15 Persen

“UMKM memiliki peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Melalui kegiatan ini, kami ingin membekali para mitra binaan dengan keterampilan yang relevan dengan perkembangan zaman, khususnya dalam pemasaran digital dan pengelolaan usaha sehingga dapat meningkatkan daya saing dan memperluas peluang pasar,” jelas Angga Yudiwinata Putra.

Integrasi Materi: Dari Keamanan Operasional hingga Strategi "Auto Cuan"

Guna menghadirkan pemahaman yang komprehensif, Pertamina melibatkan para pemateri ahli internal dari berbagai lini fungsi operasional:

Baca Juga : Pasca-Gempa M 6,8 di Sigi, Pertamina Pastikan Operasional dan Pasokan Energi di Sulteng Tetap Normal

1. Edukasi Keamanan Sarana Gas

Sales Branch Manager Sulutgo IV Gas, Ahmad Fernando, memberikan pembekalan teknis mengenai prosedur penggunaan LPG yang aman, efektif, dan efisien. Langkah edukasi ini dinilai vital untuk mendukung keberlanjutan operasional dapur usaha sekaligus memitigasi risiko kecelakaan kerja di lingkungan UMKM.

2. Literasi Finansial dan Pendanaan PUMK

Baca Juga : Antisipasi Lonjakan Truk Logistik Trans Sulawesi, Pertamina Dongkrak Pasokan Biosolar di Maros hingga 14 Persen

Membuka jalan bagi ekspansi bisnis yang lebih luas, Sr. Officer I SMEPP PT Pertamina (Persero), Ferdy Saputra, memaparkan sosialisasi Program Pendanaan Usaha Mikro dan Kecil (PUMK). Materi ini membedah peluang pembiayaan lunak serta fasilitas pendampingan usaha jangka panjang yang disediakan oleh Pertamina bagi pelaku usaha potensial.

3. Praktik Promosi Konten Digital

Dari sisi penguatan merek (branding), Tim CSR & SMEPP PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Yoga Pratama, memimpin sesi pelatihan praktis. Peserta dibekali keahlian teknis mulai dari strategi merancang konten visual yang persuasif, penguatan identitas produk, hingga teknik mengoptimalkan platform media sosial guna menjaring basis konsumen yang lebih masif.

Baca Juga : Sambut Ribuan Peserta PENAS XVII, Pertamina Amankan Stok BBM dan Siagakan SPBU 24 Jam di Gorontalo

Komitmen TJSL dan Kontribusi terhadap Target SDGs

Aksi pemberdayaan yang berkelanjutan ini merupakan pengejawantahan dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Pertamina. Langkah ini diintegrasikan secara penuh untuk mendukung capaian global Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB/SDGs). Secara spesifik, program ini berkontribusi langsung pada SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi), SDG 1 (Tanpa Kemiskinan), serta SDG 10 (Berkurangnya Kesenjangan).

Area Manager Communication, Relations, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, menyatakan bahwa intervensi Pertamina terhadap UMKM tidak berhenti pada pemberian modal kerja semata, melainkan wajib diimbangi dengan transfer pengetahuan (knowledge transfer) yang konsisten.

Baca Juga : Pertamina Patra Niaga IT Bitung Dorong Kemandirian Ekonomi Ibu Rumah Tangga Lewat Pelatihan Olahan Makanan Ringan Khas Lokal

“Kami berharap para mitra binaan dapat memanfaatkan pengetahuan yang diperoleh untuk mengembangkan usahanya secara mandiri, meningkatkan omzet, serta menciptakan dampak ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat sekitar,” tutur Lilik.

Rangkaian kegiatan edukatif ini diakhiri dengan sesi diskusi interaktif dan pemetaan kendala usaha bersama. Melalui pembekalan literasi digital dan keuangan yang kokoh ini, Pertamina optimis mitra binaan di Sulawesi Utara mampu bertransformasi menjadi entitas bisnis yang lebih tangguh, produktif, dan siap bersaing di pasar nasional.

#Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi #UMKM Manado #PUMK Pertamina #Angga Yudiwinata Putra #Lilik Hardiyanto #Pelatihan Digital Usaha #CSR Pertamina Sulawesi #SDGs Indonesia 2026 #Solusi UMKM Cuan