Kamis, 18 Juni 2026 16:19

Pasca-Gempa M 6,8 di Sigi, Pertamina Pastikan Operasional dan Pasokan Energi di Sulteng Tetap Normal

Lisa Emilda
Konten Redaksi Rakyatku.Com
pasca-gempa bumi tektonik berkekuatan 6,8 magnitudo yang mengguncang Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah (Sulteng), pada Selasa, 16 Juni 2026 pukul 11.27 WITA, operasional penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) dan Liquefied Petroleum Gas (LPG) di wilayah terdampak dipastikan tetap berjalan normal tanpa gangguan struktural
pasca-gempa bumi tektonik berkekuatan 6,8 magnitudo yang mengguncang Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah (Sulteng), pada Selasa, 16 Juni 2026 pukul 11.27 WITA, operasional penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) dan Liquefied Petroleum Gas (LPG) di wilayah terdampak dipastikan tetap berjalan normal tanpa gangguan struktural

Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi pastikan stok & distribusi BBM-LPG di Sulawesi Tengah aman normal pasca-gempa M 6,8 di Sigi. Hindari panic buying!

RAKYATKU.COM, PALU – Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi bergerak cepat mengawal keandalan pasokan energi pasca-gempa bumi tektonik berkekuatan 6,8 magnitudo yang mengguncang Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah (Sulteng), pada Selasa, 16 Juni 2026 pukul 11.27 WITA. Berdasarkan pemantauan menyeluruh, seluruh operasional penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) dan Liquefied Petroleum Gas (LPG) di wilayah terdampak dipastikan tetap berjalan normal tanpa gangguan struktural.

Data badan meteorologi mencatat episenter gempa terletak pada koordinat 1,05 LS dan 120,18 BT dengan kedalaman 10 kilometer, serta dinyatakan tidak berpotensi tsunami. Hingga saat ini, belum ada laporan mengenai gempa susulan yang berdampak merusak pada infrastruktur distribusi energi di koridor Sulawesi Tengah.

Sales Branch Manager (SBM) Sulteng I Fuel Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Made Bilan Asasia, menjelaskan bahwa pihaknya langsung menginisiasi prosedur pemeriksaan fisik (assessment) dan monitoring ketat ke seluruh lembaga penyalur sesaat setelah guncangan terjadi.

Baca Juga : Pertamina Tambah Penyaluran Biosolar di Makassar hingga 15 Persen

“Hasil monitoring menunjukkan seluruh SPBU dan lembaga penyalur yang kami pantau masih beroperasi normal. Sejauh ini tidak terdapat laporan kerusakan maupun gangguan operasional yang berdampak pada penyaluran energi kepada masyarakat,” ujar Made Bilan Asasia.

Ketahanan Stok Aman dan Mitigasi Prosedur Keselamatan

Guna memberikan rasa tenang kepada publik, Pertamina memberikan garansi bahwa kondisi ketahanan stok BBM maupun LPG di stasiun pengisian dan fasilitas penyimpanan Sulawesi Tengah berada dalam status aman serta sangat mencukupi kebutuhan harian masyarakat. Rantai pasok distribusi yang bergerak dari terminal BBM hingga agen-agen pangkalan LPG juga dilaporkan berjalan lancar tanpa hambatan logistik.

Baca Juga : Konsumsi di Sulawesi Naik hingga 7 Persen, Pertamina Pastikan Stok Pertalite Nasional Aman dan Distribusi Normal

Sebagai bentuk langkah preventif dalam menghadapi potensi risiko kebencanaan, Pertamina telah mengeluarkan instruksi tegas kepada seluruh pengelola SPBU dan agen penyalur di lapangan:

Pengecekan Sarfas Berkala: Seluruh lembaga penyalur wajib melakukan inspeksi mandiri secara berkala terhadap sarana dan fasilitas (sarfas) operasi terpasang.

Disiplin Prosedur K3: Operasional pelayanan harian wajib dijalankan dengan kepatuhan penuh terhadap standar keselamatan kerja yang berlaku di zona sekuritas tinggi.

Baca Juga : Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Gelar Pelatihan dan Sosialisasi PUMK Bagi UMKM Manado

Sistem Pelaporan Cepat: Mengaktifkan jalur komunikasi darurat untuk segera melaporkan jika ditemukan anomali kerusakan fisik yang berpotensi mengganggu pelayanan publik.

Imbauan Cegah Panic Buying dan Saluran Siaga 24 Jam

Paralel dengan aspek operasional, Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi terus memperkuat koordinasi bersama Pemerintah Daerah (Pemda), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta instansi berwenang lainnya demi mengantisipasi dampak dari kemungkinan munculnya gempa susulan.

Baca Juga : Antisipasi Lonjakan Truk Logistik Trans Sulawesi, Pertamina Dongkrak Pasokan Biosolar di Maros hingga 14 Persen

Area Manager Communication, Relation, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, menekankan bahwa proteksi keselamatan masyarakat, pekerja, dan mitra kerja di garis depan merupakan prioritas mutlak korporasi dalam manajemen kedaruratan. Ia juga mengimbau warga untuk menyerap informasi secara bijak dan tidak terpancing melakukan aksi borong secara berlebihan.

"Stok BBM dan LPG dalam kondisi aman serta distribusi berjalan lancar. Masyarakat tidak perlu khawatir dan diharapkan membeli produk energi sesuai kebutuhan (panic buying) agar pelayanan dan distribusi tetap optimal bagi seluruh masyarakat. Kami berharap kondisi di Sulawesi Tengah tetap aman dan aktivitas masyarakat dapat berjalan seperti biasa," ungkap Lilik Hardiyanto.

Masyarakat diharapkan tetap tenang, waspada, serta memprioritaskan pemantauan data resmi yang dirilis oleh BMKG. Apabila masyarakat memerlukan konfirmasi layanan energi, mendapati kendala suplai, atau ingin melaporkan indikasi kerusakan fasilitas Pertamina di sekitar area terdampak gempa, dapat langsung menghubungi Pertamina Contact Center (PCC) 135 yang bersiaga penuh selama 24 jam.

#Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi #Gempa Sulawesi Tengah 2026 #Pasokan BBM Palu #Stok LPG Sigi #Made Bilan Asasia #Lilik Hardiyanto #Mitigasi Bencana Pertamina #SPBU Beroperasi Normal #Pertamina 135