RAKYATKU.COM, GORONTALO – Menjelang pembukaan Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan XVII yang akan berlangsung pada 20–25 Juni 2026 di Provinsi Gorontalo, Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi memastikan kesiapan seluruh stok dan kelancaran jalur distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM). Langkah antisipatif ini diambil guna menyokong kelancaran agenda strategis nasional tersebut.
Sebagai tuan rumah, Provinsi Gorontalo diproyeksikan bakal mengalami lonjakan mobilitas masyarakat, kendaraan operasional dinas, serta peningkatan aktivitas ekonomi pendukung lainnya. Merespons potensi kenaikan konsumsi energi tersebut, Pertamina telah merumuskan berbagai skenario taktis guna menjaga keandalan pasokan energi di lapangan.
Sales Branch Manager (SBM) Sulutgo III Fuel Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Satria Syaputra Harahap, menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan penguatan operasional secara masif pada sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) strategis.
Baca Juga : Pertamina Tambah Penyaluran Biosolar di Makassar hingga 15 Persen
"Pertamina telah menetapkan sejumlah SPBU sebagai titik layanan utama untuk mendukung kebutuhan BBM kendaraan operasional maupun peserta PENAS. Kami juga menyiapkan tambahan stok serta mengoptimalkan suplai harian guna mengantisipasi peningkatan konsumsi selama kegiatan berlangsung," ujar Satria Syaputra Harahap.
Layanan SPBU Utama 24 Jam dan Pemantauan Suplai Harian
Guna memberikan kepastian layanan yang andal tanpa jeda, Pertamina secara resmi menginstruksikan jaringan SPBU yang menjadi titik layanan utama di sekitar lokasi kegiatan dan pusat Kota Gorontalo untuk beroperasi penuh selama 24 jam. Langkah operasional ini diambil agar kebutuhan energi peserta maupun masyarakat lokal dapat terakomodasi secara optimal kapan pun dibutuhkan.
Selain memperpanjang jam operasional, Pertamina menerapkan sistem monitoring harian yang ketat terhadap pergerakan stok dan realisasi penyaluran BBM di seluruh wilayah Gorontalo.
Kondisi Ketahanan Stok: Manajemen menegaskan bahwa ketersediaan BBM di Integrated Terminal Gorontalo maupun di tangki pendam seluruh SPBU saat ini berada dalam kondisi aman dan sangat mencukupi.
Kesiapan Armada Distribusi: Keandalan armada mobil tangki beserta sarana penunjang distribusi lainnya terus dipantau secara berkala untuk memitigasi risiko hambatan suplai ke lembaga penyalur.
Baca Juga : Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Gelar Pelatihan dan Sosialisasi PUMK Bagi UMKM Manado
Komitmen Energi untuk Agenda Strategis Nasional
Dukungan penuh terhadap kelancaran perhelatan akbar PENAS XVII merupakan manifestasi nyata dari komitmen Pertamina dalam mengawal pasokan energi di setiap momentum penting kenegaraan.
Area Manager Communication, Relation, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, menyatakan bahwa koordinasi intensif terus dibangun bersama panitia penyelenggara, pemerintah daerah, serta pemangku kepentingan (stakeholder) terkait demi memastikan rantai distribusi energi tidak mengalami kendala.
Baca Juga : Pasca-Gempa M 6,8 di Sigi, Pertamina Pastikan Operasional dan Pasokan Energi di Sulteng Tetap Normal
"PENAS menjadi momentum penting yang menghadirkan ribuan peserta dari berbagai daerah. Pertamina telah menyiapkan langkah operasional yang diperlukan agar layanan energi tetap terjaga, sehingga masyarakat maupun peserta kegiatan dapat menjalankan aktivitas dengan nyaman selama berada di Gorontalo," pungkas Lilik Hardiyanto.
Bagi masyarakat maupun peserta pihak panitia yang membutuhkan informasi lebih lanjut mengenai ketersediaan produk, lokasi SPBU siaga, atau ingin menyampaikan laporan terkait layanan di lapangan, Pertamina membuka saluran komunikasi resmi melalui Pertamina Contact Center (PCC) 135.
