Kamis, 11 Juni 2026 17:23
Asmo Sulsel membangun sinergi lintas sektoral bersama Unit Kamsel Polres Gowa dan Jasa Raharja. Kolaborasi strategis ini menyasar kurang lebih 50 siswa di SMPN 1 Gowa pada Selasa, 9 Juni 2026.
Editor : Lisa Emilda

RAKYATKU. COM, GOWA — Tingginya angka kecelakaan lalu lintas yang melibatkan usia remaja menjadi alarm keras bagi seluruh pemangku kepentingan. Merespons urgensi tersebut, Astra Motor Sulawesi Selatan (Asmo Sulsel), selaku main dealer sepeda motor Honda untuk wilayah Sulawesi Selatan, Barat, Tenggara, dan Ambon, mengambil langkah preventif dengan menggelar edukasi keselamatan berkendara (safety riding) secara masif di sektor pendidikan dasar.

 

Tidak bergerak sendiri, Asmo Sulsel membangun sinergi lintas sektoral bersama Unit Kamsel Polres Gowa dan Jasa Raharja. Kolaborasi strategis ini menyasar kurang lebih 50 siswa di SMPN 1 Gowa pada Selasa, 9 Juni 2026.

Langkah ini dirancang secara khusus untuk mengintervensi paradigma berpikir para pelajar mengenai pentingnya ketertiban berlalu lintas sejak usia dini. Melalui pendekatan persuasif, edukasi ini diharapkan mampu mencetak generasi muda yang bertanggung jawab di jalan raya—baik sebagai pejalan kaki, pembonceng saat ini, maupun sebagai pengendara mandiri ketika kelak telah memenuhi syarat usia legal.

Baca Juga : Astra Group Perkuat Budaya Keselamatan Kerja, Asmo Sulsel Dorong Karyawan FIFGroup Terapkan #Cari_Aman

Bedah Teori: Mengubah Kebiasaan Sepele yang Berdampak Fatal

 

Untuk memberikan pemahaman yang komprehensif, Asmo Sulsel membagi pembekalan ke dalam dua sesi utama, yakni pemaparan teori dan simulasi praktik langsung di lapangan.

Pada sesi teori yang dipandu langsung oleh Wanny, Instruktur Safety Riding Asmo Sulsel, para siswa dibekali pengetahuan mendalam mengenai faktor-faktor pemicu kecelakaan lalu lintas. Mulai dari faktor kelalaian manusia (human error), pentingnya menjaga konsentrasi mutlak, hingga standardisasi penggunaan perlengkapan berkendara (riding gear).

Baca Juga : Asmo Sulsel Bekali Lebih dari 90 Karyawan FIFGroup Makassar dengan Edukasi Safety Riding

“Perlengkapan berkendara bukan hanya pelengkap, tetapi merupakan perlindungan pertama saat terjadi hal-hal yang tidak diinginkan di jalan. Karena itu, kami selalu mengingatkan pentingnya menggunakan helm berstandar SNI, jaket, celana panjang, serta sepatu setiap kali berkendara. Selain itu, pengendara juga harus selalu fokus dan mematuhi aturan lalu lintas demi keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya,” tegas Wanny dalam pemaparannya.

Praktik Berboncengan: Mengurai Risiko Pembonceng yang Kerap Terabaikan

Salah satu sorotan tajam dalam edukasi kali ini adalah pemberian materi praktik mengenai teknik berboncengan yang aman dan benar. Sesi ini dipandu secara interaktif oleh Restu Wahdini, yang juga merupakan Instruktur Safety Riding Asmo Sulsel.

Baca Juga : Honda Bikers Day 2026 Guncang Makassar, 3.000 Bikers dan Lebih dari 5.000 Pengunjung Padati Akkarena

Materi berboncengan sengaja diangkat menjadi poin krusial mengingat fakta di lapangan menunjukkan bahwa pembonceng memiliki tingkat risiko cedera dan fatalitas yang sama besarnya dengan pengendara ketika terjadi insiden kecelakaan. Melalui metode simulasi langsung, para siswa SMPN 1 Gowa diajarkan aspek-aspek teknis keselamatan, meliputi:

Posisi Duduk Ergonomis: Cara memposisikan tubuh yang benar untuk mendukung keseimbangan motor.

Prosedur Naik-Turun Kendaraan: Teknik naik dan turun dari sepeda motor yang aman tanpa mengganggu stabilitas pengendara.

Baca Juga : HBD 2026 Makassar Libatkan 11 UMKM Lokal, Ribuan Pengunjung Jadi Peluang Promosi Usaha

Komunikasi dan Keseimbangan: Pentingnya keselarasan gerakan serta komunikasi yang efektif antara pengendara dan pembonceng selama perjalanan.

Mencetak Agen Perubahan untuk Keselamatan Publik

Melalui implementasi program edukasi yang terstruktur ini, Astra Motor Sulawesi Selatan bersama Polres Gowa dan Jasa Raharja menaruh harapan besar agar puluhan siswa yang terlibat tidak sekadar menjadi objek edukasi.

Baca Juga : Kabut Asap Ganggu Aktivitas Warga, Astra Motor Ambon Bagikan Masker Gratis

Para pelajar ini didorong untuk mengemban misi sebagai agen keselamatan (agent of change) di lingkungan sosial mereka masing-masing. Dengan mempraktikkan langsung dan menularkan budaya #Cari_Aman kepada ekosistem terdekat seperti keluarga dan teman sebaya, diharapkan mata rantai kecelakaan lalu lintas di kalangan generasi muda Sulawesi Selatan dapat ditekan secara signifikan.

BERITA TERKAIT