RAKYATKU.COM, JAKARTA — Telkomsel menandai perjalanan 31 tahun pengabdiannya dengan menegaskan kembali semangat “Melayani Sepenuh Hati” sebagai fondasi dalam menghadirkan layanan digital yang semakin personal, relevan, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat Indonesia.
Di tengah percepatan transformasi digital dan perkembangan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (ai), Telkomsel menilai keberhasilan teknologi tidak hanya diukur dari kecanggihannya, tetapi dari kemampuannya memahami dan membantu kehidupan pelanggan secara nyata.
Direktur Utama Telkomsel, Nugroho, mengatakan kepercayaan pelanggan selama lebih dari tiga dekade menjadi energi utama perusahaan untuk terus tumbuh dan berinovasi.
Baca Juga : Telkomsel Bangun Fasilitas Sanitasi di Maros, Dorong Akses Air Bersih dan Kesehatan Lingkungan
“Di era transformasi digital dan Artificial Intelligence, pendekatan yang berpusat pada pelanggan dengan empati menjadi kunci sehingga setiap solusi mampu menghadirkan kemudahan, rasa aman, dan dukungan dalam keseharian pelanggan,” ujarnya.
Tumbuh Bersama Perjalanan Digital Indonesia
Sejak berdiri pada 1995, Telkomsel telah menjadi bagian dari berbagai fase penting perkembangan telekomunikasi nasional, mulai dari kehadiran kartuHalo dan simPATI hingga pengembangan jaringan 3G, 4G/LTE, dan Hyper 5G.
Baca Juga : Telkom Bukukan Laba Rp17,8 Triliun di 2025, Transformasi TLKM 30 Mulai Tunjukkan Hasil
Transformasi perusahaan juga diperkuat melalui pengembangan layanan broadband, integrasi IndiHome B2C, hingga penguatan ekosistem digital melalui aplikasi MyTelkomsel Super App.
Dalam beberapa tahun terakhir, Telkomsel juga memperluas pemanfaatan AI melalui Autonomous Network dan virtual assistant Veronika guna meningkatkan kualitas layanan serta pengalaman pelanggan yang lebih cepat dan personal.
Perusahaan bahkan berkolaborasi dengan Indonesia Artificial Intelligence atau INA ai untuk menghadirkan Sacred Octagon di MyTelkomsel sebagai platform pembelajaran interaktif berbasis AI bagi keluarga Indonesia.
Baca Juga : Kalla Institute Perkuat Kompetensi AI Mahasiswa, Gandeng Google Developer Expert Hadapi Era Teknologi Cerdas
Perkuat Jaringan dan Keberlanjutan
Saat ini, jaringan 5G Telkomsel telah menjangkau lebih dari 107 kota dan kabupaten dengan dukungan lebih dari 6.380 BTS 5G, termasuk layanan contiguous 5G di 36 kota dan kabupaten di Indonesia.
Selain memperluas konektivitas, Telkomsel juga memperkuat komitmen keberlanjutan melalui penggunaan BTS Green berbasis energi terbarukan serta pengelolaan limbah elektronik melalui program reuse dan recycle.
Baca Juga : OJK Perkuat Kerja Sama Indonesia-Australia Tangani Scam Keuangan Lintas Negara
Tak hanya berfokus pada bisnis, Telkomsel juga aktif mendorong pengembangan talenta digital melalui program CSR seperti NextDev yang telah mendukung ribuan startup dan inovator muda di Indonesia.
Kontribusi Ekonomi dan Konektivitas Nasional
Berdasarkan kajian independen PT LAPI ITB periode 2024–2025, Telkomsel tercatat memberikan kontribusi sebesar Rp36,972 triliun terhadap negara melalui pajak, dividen, PNBP spektrum, hingga BHP USO dan Jastel.
Baca Juga : Telkom Resmikan Kabel Laut Pukpuk, Perkuat Konektivitas Digital Indonesia–Papua Nugini
Ekosistem Telkomsel juga diperkirakan turut menciptakan lebih dari 685 ribu lapangan kerja langsung maupun tidak langsung di Indonesia.
Di sisi lain, Telkomsel terus memperluas layanan hingga wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar atau 3T sebagai bagian dari misi pemerataan akses digital nasional.
Komitmen tersebut membawa Telkomsel meraih berbagai penghargaan global di bidang kualitas jaringan dan layanan, termasuk GSMA Global Mobile Awards, Opensignal Mobile Network Experience Awards, hingga Ookla Speedtest Awards.
Sebagai bagian dari perayaan HUT ke-31, Telkomsel menghadirkan program “Surprise Deal” untuk pelanggan SIMPATI berupa paket 31 GB seharga Rp31 ribu dan 500 GB seharga Rp310 ribu yang berlaku pada 26–28 Mei 2026.
TAG
- #Telkomsel
- #31 tahun Telkomsel
- #AI
- #5G
- #transformasi digital
- #MyTelkomsel
- #Hyper 5G
- #NextDev
- #Indonesia digital