Rabu, 06 Mei 2026 19:57
Kapolres Kepulauan Sula, AKBP Kodrat Muh. Hartanto
Editor : Syukur Nutu

RAKYATKU.COM - Kapolres Kepulauan Sula, AKBP Kodrat Muh. Hartanto memberikan materi kepada para peserta Lomba Gabalil Hai Sua Tahun 2026.

 

Kegiatan dalam rangka melestarikan budaya lokal sekaligus memperkuat kesadaran masyarakat akan pentingnya keamanan dan ketenangan itu dilaksanakan di Pos Jaga Sula, Desa Fat Iba, Kecamatan Sulabesi Tengah, Selasa (05/05/26) malam.

Dalam kesempatan itu AKBP Kodrat menyebut bahwa kegiatan Gabalil Hai Sua merupakan warisan budaya leluhur masyarakat Sula yang harus terus dijaga dan dilestarikan.

Baca Juga : Kapolres Kapolres AKBP Bangun Komunikasi Humanis dengan Buruh di Kabupaten Wajo

“Hari ini adalah momen istimewa bagi kita semua. Kita tidak hanya menyambut Hari Jadi Kota Sanana dan HUT Kabupaten Kepulauan Sula ke-23, tetapi juga merawat tradisi leluhur melalui kegiatan Gabalil Hai Sua dengan tema ritual budaya dan kearifan lokal,” kata AKBP Kodrat.

 

Ia juga memperkenalkan dan memperkuat program unggulan “Jaga Sula” yang memiliki filosofi utama yakni jaga diri, jaga keluarga, dan jaga lingkungan. Program ini bertujuan menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Kepulauan Sula.

“Oleh karena itu, saya mengajak seluruh masyarakat, khususnya generasi muda, untuk bersama-sama menjaga Sula dengan menjaga diri, keluarga, dan lingkungan,” tegasnya.

Baca Juga : Rumah dan Toko Sutera Terbakar, Kerugian Capai Miliaran

Sementara itu, Tim Perumus Jaga Sula, Dr. Sahrul Takim, menjelaskan bahwa konsep Jaga Sula memiliki tiga pilar utama, yaitu pengendalian diri, keharmonisan keluarga, dan kepedulian terhadap lingkungan.

“Jaga Sula bukan hanya program kepolisian, tetapi merupakan nilai luhur yang telah diwariskan oleh para tokoh adat dan tokoh agama kepada masyarakat Sula,” ungkapnya.

Kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan bingkisan secara simbolis oleh Kapolres kepada peserta, serta doa bersama. Sebanyak 30 tim yang tercatat mengikuti lomba. Adapun rute lomba dimulai dari Pos Jaga Sula Desa Fat Iba menuju Kota Sanana dan berakhir di depan Istana Daerah (Isda) Desa Fagudu, Kecamatan Sanana.

Baca Juga : Polres Pelabuhan Makassar Ungkap Kasus Parkir Liar Disertai Premanisme di Kawasan Soekarno Hatta

Kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah pejabat daerah dan tokoh masyarakat, di antaranya Camat Sulabesi Tengah Usia Muslim, Ketua STAI Babussalam sekaligus Tim Perumus Jaga Sula Dr. Sahrul Takim, Ketua Panitia H. Faruk Bahnan, serta jajaran pejabat utama Polres Kepulauan Sula dan Polsek Sanana.