Sabtu, 02 Mei 2026 23:18
Pelantikan Ketua dan Pengurus HIPMI institute Sulsel periode 2026-2028
Editor : Lisa Emilda

RAKYATKU.COM, MAKASSAR – Pelantikan Ketua dan Pengurus HIPMI Institute Sulawesi Selatan periode 2026/2028 yang digelar Sabtu (2/5/2026) tidak sekadar seremoni organisasi, melainkan menjadi penanda dimulainya agenda besar membangun ekosistem kewirausahaan yang terstruktur dan berkelanjutan di daerah.

 

Dipimpin Ketua HIPMI Institute Sulsel, M. Yusuf Sirajuddin, lembaga ini membawa misi strategis: menggeser pola pikir generasi muda dari pencari kerja menjadi pencipta lapangan kerja, sekaligus memperkuat daya saing entrepreneur lokal di tingkat nasional hingga global.

HIPMI Institute hadir bukan hanya sebagai wadah belajar, tapi sebagai ekosistem. Kami ingin membangun pendidikan entrepreneurship yang relevan dengan kebutuhan industri masa depan,” tegas Yusuf.

Baca Juga : Aktivitas Kapal di Sungai Tallo Dipastikan Normal, Warga Bantah Isu Bongkar Muat BBM Subsidi

Ia menjelaskan, pendekatan yang diusung tidak lagi konvensional. HIPMI Institute akan mengintegrasikan pendidikan formal dan informal, termasuk kolaborasi dengan perguruan tinggi seperti Universitas Muhammadiyah (Unismuh) dan UC, yang rencananya dituangkan dalam nota kesepahaman (MoU).

 

“Mahasiswa ke depan tidak lagi berpikir ‘lulus mau kerja di mana’, tapi ‘lapangan kerja apa yang bisa saya ciptakan’,” ujarnya.

HIPMI Institute melantik total 113 pengurus,mengusung tagline “Founder Skill up bussiness Skale up ” sebagai refleksi fokus utama pada peningkatan kapasitas, keterampilan, dan mentalitas para founder muda.

Baca Juga : Pertamina Salurkan Ratusan Paket Sembako Jelang May Day, Perkuat Kolaborasi Sosial di Sulsel

Tak hanya itu, HIPMI Institute juga menargetkan terbentuknya ecosystem hub ruang kolaboratif yang menghubungkan founder dengan investor, mentor, dan jejaring strategis guna mempercepat pertumbuhan bisnis anggota.

“Ini akan kami konkretkan dalam program kerja ke depan, termasuk program gratis maupun berbayar yang benar-benar berdampak,” tambah Yusuf.

Sementara itu, Ketua Banom BPP HIPMI Institute, Rizka Gita Miranti, menekankan bahwa pembangunan institusi ini tidak berhenti pada struktur organisasi, melainkan menciptakan warisan jangka panjang.

Baca Juga : DPRD Makassar Dukung Larangan Pungutan Perpisahan Sekolah, Kepala Sekolah Diingatkan Taat

“Kita tidak hanya membangun institute, tapi legacy. Ini tentang bagaimana kita melahirkan generasi yang berdampak bagi bangsa bahkan dunia,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, saat ini HIPMI Institute telah menjalin kerja sama dengan sejumlah institusi global seperti Monash University dan Sun University, serta lembaga pengembangan kapasitas seperti kursus bahasa Inggris untuk meningkatkan daya saing anggota.

“Sudah ada sekitar 500 pendaftar dan lebih dari 100 yang dilantik hari ini. Ini menunjukkan antusiasme anak muda terhadap ekosistem yang kami bangun,” jelasnya.

Baca Juga : GMTD Tebar Dividen dan Rombak Pengurus, Sinyal Penguatan Bisnis Properti Makassar

Ketua Umum BPD HIPMI Sulawesi Selatan, Andi Amar Ma’ruf Sulaiman, menegaskan bahwa HIPMI Institute dirancang sebagai jembatan transformasi bagi generasi muda yang ingin beralih menjadi pengusaha.

“Kami ingin menjadi jembatan dari yang tidak bisa menjadi bisa. Pengusaha hari ini bukan hanya soal punya toko, tapi bagaimana skill bisa dikembangkan menjadi bisnis,” katanya.

Ia pun mengajak seluruh elemen untuk menjadikan HIPMI Institute sebagai ruang bersama dalam membangun masa depan ekonomi berbasis kewirausahaan.

Baca Juga : Unismuh Genjot Kampus Hijau, Strategi Tembus Peringkat Global

HIPMI Institute ini milik kita semua. Mari kita bangun bersama dan berjuang bersama,” tutupnya.

Pelantikan ini menjadi langkah awal bagi HIPMI Sulsel dalam mendorong lahirnya entrepreneur muda yang tidak hanya adaptif, tetapi juga berintegritas dan mampu memberi dampak nyata bagi pembangunan daerah hingga nasional.

BERITA TERKAIT