Sabtu, 02 Mei 2026 19:06
Kapal nelayan yang sedang parkir di sungai Tallo
Editor : Lisa Emilda

RAKYATKU.COM, MAKASSAR Isu dugaan aktivitas bongkar muat Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi di kawasan Sungai Tallo, tepatnya di bawah Jembatan Tol Ir. Sutami, Makassar, dibantah oleh warga dan pemilik kapal setempat. Mereka menilai tudingan tersebut tidak berdasar dan berpotensi menyesatkan opini publik.

 

Salah satu pemilik kapal, H. Tiar, menegaskan bahwa seluruh aktivitas kapal di kawasan tersebut berlangsung normal dan tidak terkait dengan praktik distribusi ilegal BBM bersubsidi.

“Kapal-kapal di sini digunakan untuk memancing dan mengangkut air bersih untuk kebutuhan kapal di tengah laut. Tidak ada aktivitas lain di luar itu,” ujar H. Tiar saat ditemui di kawasan Sungai Tallo, Sabtu (2/5/2026).

Baca Juga : Viral Dugaan Solar Subsidi di Luwu Timur, Pertamina Temukan Kejanggalan dan Lanjutkan Investigasi

Ia mengaku, selama beroperasi di kawasan tersebut, dirinya tidak pernah menyaksikan adanya aktivitas bongkar muat BBM jenis solar bersubsidi sebagaimana yang dituduhkan.

 

“Tidak ada itu. Kalau memang ada, silakan tunjukkan kapal yang dimaksud. Jangan menyebarkan informasi tanpa bukti. Kami di sini justru merasa dirugikan dengan isu seperti ini,” tegasnya.

Menurut H. Tiar, informasi yang tidak terverifikasi dapat menimbulkan tekanan sosial bagi para pelaku usaha kecil di kawasan tersebut yang selama ini menggantungkan hidup dari aktivitas melaut dan distribusi air bersih.

Baca Juga : Job Fair Makassar Didorong Lebih Efektif, DPRD Tekankan Kolaborasi Lintas Sektor

Ia pun mengingatkan agar pihak-pihak tertentu tidak menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya.

“Kami di sini murni mencari nafkah dari hasil laut dan mengangkut air bersih. Tidak ada aktivitas bongkar muat BBM bersubsidi seperti yang dituduhkan,” tambahnya.

Hal serupa disampaikan oleh warga setempat, Soleh Dg Nai, yang telah lama bermukim di sekitar kawasan Sungai Tallo. Ia mengaku tidak pernah melihat adanya aktivitas bongkar muat BBM bersubsidi di wilayah tersebut.

Baca Juga : 30 Tahun Bertahan di Tengah Persaingan Ketat, Almadera Hotel Makassar Perkuat Komitmen dan Regenerasi SDM

“Selama ini saya hanya lihat aktivitas bongkar muat ikan dan air bersih dalam jerigen. Tidak pernah ada BBM,” ujarnya.

Pernyataan warga dan pelaku usaha ini mempertegas bahwa aktivitas di kawasan Sungai Tallo masih berjalan sesuai peruntukannya, sekaligus membantah isu yang beredar terkait dugaan penyalahgunaan distribusi BBM bersubsidi di wilayah tersebut.