Rabu, 29 April 2026 15:00
PT Pegadaian memanfaatkan momentum gaya hidup sehat untuk mendorong literasi keuangan masyarakat melalui ajang Tring! Golden Run 2026. Di balik euforia ribuan pelari di kawasan Senayan, terdapat strategi yang lebih besar: mengakselerasi adopsi investasi emas sebagai instrumen keuangan yang stabil di tengah dinamika ekonom i
Editor : Lisa Emilda

RAKYATKU.COM, JAKARTA — PT Pegadaian memanfaatkan momentum gaya hidup sehat untuk mendorong literasi keuangan masyarakat melalui ajang Tring! Golden Run 2026. Di balik euforia ribuan pelari di kawasan Senayan, terdapat strategi yang lebih besar: mengakselerasi adopsi investasi emas sebagai instrumen keuangan yang stabil di tengah dinamika ekonomi.

 

Event yang diikuti ribuan peserta ini bukan sekadar ajang olahraga, tetapi menjadi kanal edukasi massal tentang pentingnya diversifikasi aset, khususnya emas yang dinilai tetap relevan baik dalam jangka pendek maupun panjang.

Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kanwil SulSelBarRa Maluku, Pratikno, menegaskan bahwa pendekatan ini sengaja dirancang untuk mendekatkan produk keuangan kepada masyarakat dengan cara yang lebih kontekstual dan mudah diterima.

Baca Juga : PINTU Masuk Kampus, Edukasi Crypto ke Mahasiswa UNM di Tengah Maraknya Informasi Menyesatkan

“Ini bukan hanya soal lari, tapi bagaimana masyarakat mulai memahami bahwa investasi bisa dimulai dari hal sederhana. Emas menjadi pilihan karena relatif aman dan mudah diakses,” ujarnya.

 

Pendekatan berbasis pengalaman ini diperkuat dengan integrasi digital melalui aplikasi Tring! by Pegadaian, yang memungkinkan masyarakat mulai berinvestasi dengan nominal terjangkau, bahkan dari Rp10 ribu. Strategi ini dinilai penting untuk memperluas inklusi keuangan, khususnya bagi segmen pemula.

Di sisi lain, Pegadaian juga menegaskan komitmen sosialnya melalui penyaluran donasi sebesar Rp1,25 miliar kepada berbagai organisasi olahraga nasional, termasuk atlet difabel dan atlet prasejahtera. Langkah ini mencerminkan implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG), khususnya pada aspek sosial dan inklusivitas.

Baca Juga : Kalla Translog Perkuat ESG, Donor Darah Rutin dan Distribusi Bibit Pohon Dorong Dampak Sosial Berkelanjutan

Direktur Utama PT Pegadaian, Damar Latri Setiawan, menekankan bahwa pertumbuhan bisnis harus berjalan seiring dengan kontribusi nyata bagi masyarakat.

“Prestasi tidak memiliki batas. Atlet, termasuk yang memiliki keterbatasan, harus mendapatkan kesempatan yang sama untuk berkembang,” tegasnya.

Selain mendorong gaya hidup sehat, Pegadaian juga menggarisbawahi filosofi utama program ini melalui kampanye “Ubah Keringatmu Jadi Emas”. Konsep tersebut bukan sekadar gimmick, melainkan simbol transformasi kerja keras menjadi nilai ekonomi melalui kebiasaan menabung dan berinvestasi.

Baca Juga : Astra Motor Sulsel Perkuat Ekosistem UMKM di Luwu Raya, Dorong Adopsi Teknologi dan Kewirausahaan Modern

Dalam konteks industri keuangan, langkah Pegadaian ini mencerminkan pergeseran strategi dari sekadar penyedia layanan gadai menjadi institusi keuangan inklusif berbasis ekosistem emas. Apalagi, setelah mengantongi izin usaha bulion dari OJK, Pegadaian kini memperluas peran sebagai pelopor layanan bank emas di Indonesia.

Ke depan, tingginya antusiasme masyarakat terhadap Golden Run membuka peluang bagi Pegadaian untuk menjadikannya sebagai agenda berkelanjutan, sekaligus memperkuat penetrasi produk keuangan digital di tengah masyarakat urban.

Dengan menggabungkan olahraga, edukasi, dan dampak sosial, Pegadaian mencoba menegaskan satu pesan utama: investasi tidak harus rumit—yang dibutuhkan adalah konsistensi, akses, dan literasi yang tepat.