RAKYATKU.COM, GOWA — Astra Motor Sulawesi Selatan (Asmo Sulsel) memperkuat strategi edukasi keselamatan berkendara dengan menyasar kalangan pelajar sebagai upaya preventif menekan angka kecelakaan lalu lintas usia muda yang masih didominasi faktor human error.
Program edukasi yang digelar di SMAN 8 Gowa ini merupakan bagian dari kolaborasi dengan Polres Gowa, menandai pendekatan multi-stakeholder dalam membangun budaya berkendara aman sejak dini.
Edukasi Dini Jadi Kunci Pencegahan Risiko
Baca Juga : PINTU Masuk Kampus, Edukasi Crypto ke Mahasiswa UNM di Tengah Maraknya Informasi Menyesatkan
Dalam lanskap keselamatan lalu lintas, pelajar menjadi salah satu kelompok rentan yang kerap terlibat kecelakaan akibat minimnya pengalaman dan rendahnya kesadaran risiko.
Melalui pendekatan edukatif, Asmo Sulsel mendorong pemahaman dasar terkait keselamatan, mulai dari penggunaan perlengkapan berkendara hingga pentingnya kesiapan kendaraan sebelum digunakan.
Instruktur safety riding Asmo Sulsel, Wanny, menekankan bahwa keselamatan tidak hanya ditentukan oleh kemampuan teknis, tetapi juga oleh disiplin dan kesadaran pengendara.
Baca Juga : Kalla Institute Bongkar Strategi Tembus Beasiswa, Tekankan Mindset dan Perencanaan Karier Sejak Dini
“Faktor terbesar kecelakaan berasal dari manusia. Kurangnya fokus, penggunaan ponsel saat berkendara, hingga kondisi fisik yang tidak prima sering menjadi pemicu utama,” ujarnya.
Standarisasi Safety Check dan Perlengkapan
Edukasi juga menekankan pentingnya safety check sebelum berkendara, seperti pemeriksaan rem, lampu, ban, dan bahan bakar. Langkah sederhana ini dinilai krusial untuk memastikan kendaraan dalam kondisi optimal.
Baca Juga : Astra Motor Sulsel Perkuat Ekosistem UMKM di Luwu Raya, Dorong Adopsi Teknologi dan Kewirausahaan Modern
Selain itu, penggunaan perlengkapan berkendara seperti helm, jaket, sepatu, dan celana panjang menjadi bagian dari standar keselamatan dasar yang terus disosialisasikan.
Kolaborasi dengan Kepolisian Perkuat Dampak
Keterlibatan Unit Kamsel Polres Gowa dalam program ini memperkuat aspek regulasi dan penegakan hukum, sekaligus meningkatkan kredibilitas edukasi yang diberikan kepada pelajar.
Baca Juga : Astra Motor Sulsel Perkuat Ekosistem Komunitas dan Edukasi Safety Riding, Dongkrak Loyalitas Konsumen Honda
Pendekatan kolaboratif ini menjadi model efektif dalam menciptakan kesadaran kolektif terhadap keselamatan di jalan raya.
Bangun Generasi Sadar Keselamatan
Dari perspektif jangka panjang, edukasi kepada pelajar tidak hanya bertujuan menekan angka kecelakaan, tetapi juga membentuk perilaku berkendara yang bertanggung jawab sejak dini.
Baca Juga : MG Perkuat Pasar EV di Indonesia Timur, MGS5 EV Tawarkan SUV Listrik Efisien Berbasis Teknologi RWD
Dengan melibatkan sekitar 40 siswa, program ini diharapkan mampu menciptakan efek berantai, di mana peserta menjadi agen perubahan yang menyebarkan budaya berkendara aman di lingkungan sekitarnya.
Edukasi sebagai Investasi Sosial Industri
Bagi Astra Motor, program safety riding menjadi bagian dari investasi sosial yang tidak hanya berdampak pada keselamatan masyarakat, tetapi juga memperkuat brand trust dan hubungan jangka panjang dengan konsumen.
Di tengah pertumbuhan jumlah kendaraan bermotor, edukasi berbasis kesadaran seperti ini dinilai menjadi fondasi utama dalam menciptakan ekosistem lalu lintas yang lebih aman dan berkelanjutan.
TAG
- #astra motor
- #honda
- #Safety Riding
- #pelajar
- #Gowa
- #edukasi berkendara
- #keselamatan lalu lintas
- #Otomotif
- #polres
- #generasi muda
- #kampanye keselamatan