RAKYATKU.COM, BONE — Pembelajaran bahasa Inggris di tingkat sekolah dasar mulai bergerak dari pendekatan hafalan menuju praktik komunikatif. SD Islam Athirah Bone menutup program English Fun Batch 4 tahun ajaran 2025/2026 dengan metode pembelajaran aktif yang menekankan interaksi, gerak, dan ekspresi.
Mengusung tema “Fun Moves, Fun Words”, program ini menjadi bagian dari upaya sekolah membangun kompetensi bahasa yang aplikatif sejak dini. Siswa tidak hanya diperkenalkan pada kosakata, tetapi didorong untuk menggunakannya dalam situasi nyata melalui aktivitas berbasis pengalaman.
Sepanjang kegiatan, keterlibatan siswa menjadi indikator utama keberhasilan pendekatan ini. Partisipasi aktif, keberanian tampil, serta kemampuan merespons dalam bahasa Inggris menunjukkan bahwa metode pembelajaran interaktif mampu meningkatkan kepercayaan diri sekaligus pemahaman.
Baca Juga : Perkuat Kualitas Pendidikan, Bumi Karsa dan LAZ Hadji Kalla Salurkan Paket Pendidikan
Ketua panitia, Rifkah Nurhidayah, menyebut program ini dirancang untuk mengubah persepsi belajar bahasa Inggris dari aktivitas akademik menjadi pengalaman yang menyenangkan dan relevan. Menurutnya, pendekatan tersebut penting untuk membangun fondasi komunikasi yang kuat sejak usia dini.
Hal serupa disampaikan Kepala Sekolah, Eva Rukmana. Ia menekankan bahwa penguasaan bahasa tidak cukup melalui teori, tetapi harus dilatih secara konsisten dalam konteks yang hidup dan dekat dengan keseharian siswa.
“Anak-anak perlu ruang untuk mencoba, salah, dan belajar secara langsung. Dari situ kepercayaan diri terbentuk, dan kemampuan bahasa berkembang secara alami,” ujarnya.
Baca Juga : TK Islam Athirah Makassar Tanamkan Nilai Kepedulian Lewat Program “Indahnya Berbagi”
Secara lebih luas, pendekatan ini mencerminkan tren dalam dunia pendidikan yang mulai menempatkan pengalaman belajar sebagai faktor kunci. Model pembelajaran berbasis aktivitas dinilai lebih efektif dalam meningkatkan retensi materi sekaligus soft skill seperti komunikasi dan keberanian.
Program English Fun diharapkan menjadi bagian dari strategi jangka panjang sekolah dalam meningkatkan kualitas pembelajaran bahasa Inggris, sekaligus menjawab kebutuhan kompetensi global di masa depan.
TAG
- #SD Islam Athirah Bone
- #English Fun
- #pembelajaran interaktif
- #Bahasa Inggris
- #pendidikan anak
- #sekolah dasar
- #bone
- #metode belajar
- #pendidikan inovatif
- #komunikasi siswa
- #kegiatan sekolah
- #soft skill
- #belajar menyenangkan
- #pendidikan Sulawesi Selatan