Rabu, 15 April 2026 14:05
Editor : Redaksi

GOWA --- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa mengambil langkah taktis untuk memperkuat investasi Sumber Daya Manusia (SDM) dan memastikan keberlanjutan pembangunan daerah melalui sektor pendidikan. Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, secara resmi menerima tiga pelajar penerima beasiswa kerja sama antara Pemkab Gowa dan Yayasan Putera Sampoerna di Ruang Kerja Bupati Gowa, Kantor Bupati Gowa, Rabu (15/4).

 

Kebijakan beasiswa ini merupakan intervensi langsung pemerintah daerah untuk menjamin akses pendidikan tinggi berkualitas bagi siswa berprestasi. Bupati Talenrang menegaskan, peningkatan SDM adalah prioritas strategis pemerintah.

"Pemberian beasiswa adalah bentuk keseriusan dan komitmen Pemerintah Kabupaten Gowa dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, karena kami sadar bahwa masa depan Kabupaten Gowa ada di tangan generasi muda yang cerdas, disiplin, dan berpendidikan," kata orang nomor satu di Gowa ini.

Baca Juga : Bupati Gowa Canangkan Gerakan Ayo Bersepeda

Lanjutnya, melalui alokasi anggaran daerah dan skema kolaborasi, Pemkab Gowa menutup celah agar tidak ada aset SDM potensial yang terbuang sia-sia.

 

"Pemerintah Kabupaten Gowa ingin memastikan bahwa tidak ada putra dan putri daerah yang cerdas dan memiliki potensi akademik yang tinggi namun harus putus kuliah karena keterbatasan biaya," tegasnya.

Ketiga siswa yang berhasil melampaui standar kualifikasi Yayasan Putera Sampoerna tahun ini adalah Muhammad Fahri Yasin (SMA Al-Fityan School Gowa), Nurfaadhilah Izzatun Kaishar (SMAN 1 Gowa), dan Nurul Resky Aulia (SMAN 14 Gowa).

Baca Juga : Dukung Program Hemat Energi, Bupati Gowa Pimpin Senam Sehat dan Bersepeda

"Kalian adalah orang terpilih. Beasiswa ini adalah amanah, maka gunakan beasiswa ini dengan sebaik-baiknya untuk menunjang kebutuhan akademik. Belajarlah dengan sungguh-sungguh. Jadilah agen perubahan, berprestasi, dan jadikan ilmu kalian sebagai bekal untuk membangun daerah," pesannya.

Dari sisi teknis pelaksanaan, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Gowa, Taufiq Mursad, memaparkan bahwa program ini menggunakan skema pembiayaan kolaboratif dengan proses seleksi yang sangat ketat dan objektif.

"Untuk rencana penerimaan kerja sama Pemkab Gowa dengan Sampoerna Foundation itu adalah lima orang. Dua yang kita biayai dari Pemda, dan tiga dibiayai oleh Sampoerna Foundation. Adapun seleksinya itu dilaksanakan sepenuhnya oleh Sampoerna Foundation," jelas Taufiq.

Baca Juga : Wabup Gowa Dorong Pelaku UMKM Bawa Produk ke Pasar Ekspor

Tingkat kompetisi program ini cukup tinggi, memastikan hanya kandidat yang memenuhi standar akademik yang lolos.

"Kalau pendaftaran kemarin kurang lebih ada 40 orang, dan setelah diseleksi, kita berhasil mendapatkan tiga orang terbaik," tambahnya.

Taufiq memproyeksikan investasi pendidikan ini akan menghasilkan lulusan yang secara akademis dan teknis siap berkontribusi pada program-program strategis di Gowa.

Baca Juga : Pemkab Gowa Dorong Percepatan Bendungan Jenelata

Dalam pertemuan bersama bupati, ketiga penerima beasiswa diantar langsung oleh orang tuanya. Kesadaran akan target dan tanggung jawab besar tersebut dipahami oleh para penerima program. Mewakili rekan-rekannya, Nurfaadhilah Izzatun Kaishar menyuarakan komitmennya untuk mengembalikan nilai investasi daerah tersebut dalam bentuk pengabdian.

"Saya sangat bangga dan sangat senang karena dapat mengharumkan nama keluarga. Saya juga dapat membawa nama Gowa dengan harapan saya bisa belajar dengan baik di sana, dan kembali untuk membangun Gowa," tutup Nurfaadhilah.