Selasa, 14 April 2026 17:10
Ki-kan Chief financial officer Adaary Creative Company Aulia Makarim Kanda, Corcom Asmoro Sultrabon Benedicta Caroline, Festival Director MCN, Mistrianie Muin
Editor : Lisa Emilda

RAKYATKU.COM, MAKASSAR Event kuliner terbesar di Kota Makassar, Honda Makassar Culinary Night (MCN) 2026, kembali digelar dengan skala yang lebih besar dan konsep yang lebih berkelanjutan. Festival yang berlangsung pada 17–19 April 2026 di Benteng Fort Rotterdam ini menargetkan perputaran ekonomi hingga Rp1,5 miliar.

 

Mengusung tema Green Culture Festival, MCN tahun ini tidak hanya menghadirkan pengalaman kuliner, tetapi juga memperkuat kampanye ramah lingkungan dan pelestarian budaya lokal.

Kepala Bidang Pemasaran Dinas Pariwisata Kota Makassar, Yulianti, mengapresiasi konsistensi penyelenggaraan MCN yang telah memasuki edisi ke-24.

Baca Juga : DANCOW Indonesia Cerdas Hadir Perdana di Sulsel, Athirah Bukit Baruga Wakili Timur Indonesia ke Panggung Nasional

“MCN menjadi salah satu event unggulan yang konsisten digelar. Menariknya, tema green culture yang diangkat tahun ini sejalan dengan program Pemerintah Kota Makassar yang mendorong gerakan ramah lingkungan,” ujarnya.

 

Dari 317 Pendaftar, Hanya 85 Tenant Lolos Kurasi

Sebagai event yang telah berjalan selama lebih dari satu dekade, MCN kini berkembang menjadi platform strategis bagi pelaku UMKM. Tahun ini, panitia mencatat 317 tenant mendaftar, namun hanya 85 tenant yang lolos seleksi ketat.

Baca Juga : Pertamina Dorong Ekonomi Kreatif Pesisir, Rumah Anak Pesisir Bitung Disiapkan Jadi Inkubator Wirausaha Baru

Kurasi dilakukan berdasarkan kualitas produk, harga, hingga kemasan, guna memastikan pengalaman terbaik bagi pengunjung sekaligus meningkatkan standar pelaku usaha kuliner.

Festival Director MCN, Mistrianie Muin, menyebut MCN bukan sekadar event, tetapi telah menjadi bagian dari perjalanan hidupnya.

“Ini tahun ke-11 bagi saya bersama MCN. Event ini bukan hanya soal kuliner, tetapi tentang bagaimana kita membangun kolaborasi dan menghadirkan nilai baru di setiap penyelenggaraan,” ungkapnya.

Baca Juga : Mercure Makassar Nexa Pettarani Bidik Tren Pernikahan Praktis dan Personal Lewat Wedding Expo 2026

Kolaborasi Jadi Kunci, Edukasi Lingkungan Diperkuat

MCN 2026 juga memperkuat konsep go green dengan mewajibkan tenant mengurangi penggunaan plastik dan beralih ke material ramah lingkungan.

Chief Financial Officer Adari Creative Company, Aulia Makarim Kanza, menjelaskan bahwa event ini dirancang tidak hanya sebagai festival, tetapi juga ruang edukasi.

Baca Juga : Telkomsel Prestige Hadirkan Pengalaman Eksklusif Star Wars untuk Pelanggan di Makassar

“Selain kuliner, kami menghadirkan berbagai aktivitas seperti talkshow pengelolaan sampah, running for ocean, padel, hingga kegiatan charity. Kami juga melibatkan komunitas untuk memperkuat dampak sosial dan lingkungan,” jelasnya.

Kolaborasi dengan komunitas lingkungan seperti Rappo Indonesia, Yayasan Timur Laut, dan Cyclevalue menjadi bagian penting dalam pengelolaan sampah selama event berlangsung.

Honda Perkuat Brand Awareness Lewat Event Lifestyle

Baca Juga : Lion Group Jadikan Makassar Gerbang Strategis Indonesia Timur, BookCabin Travel Fair 2026 Bidik Kebangkitan Pariwisata dan Ekonomi

Dukungan sponsor utama dari Astra Motor juga menjadi elemen penting dalam penyelenggaraan MCN.

Corporate Communication Astra Motor Sulawesi Selatan, Benedicta Caroline, menegaskan bahwa kolaborasi ini bukan semata soal penjualan.

“Bagi Honda, ini adalah bagian dari membangun brand awareness. Kami ingin hadir lebih dekat dengan masyarakat melalui gaya hidup, salah satunya lewat kuliner. Tema kami sejalan, yaitu Honda sebagai ‘jagoan kuliner’,” jelasnya.

Selama event berlangsung, Honda juga akan menghadirkan berbagai aktivitas seperti display produk, games interaktif, serta promo menarik bagi pengunjung.

Event Pariwisata yang Terbukti Konsisten

Pemerintah Kota Makassar sendiri telah memberikan dukungan terhadap MCN selama lima tahun terakhir. Konsistensi ini menjadikan MCN sebagai salah satu event yang berkontribusi pada sektor pariwisata dan ekonomi kreatif daerah.

Namun, menjaga eksistensi event selama lebih dari satu dekade bukan tanpa tantangan.

“Yang paling penting adalah menjaga kolaborasi, konsistensi, dan loyalitas. Kami terus berupaya menghadirkan konsep baru yang tidak hanya menarik, tetapi juga memiliki nilai edukasi,” tambah Mistrianie.

Dari Kuliner ke Gerakan Sosial dan Budaya

Lebih dari sekadar festival kuliner, MCN kini bertransformasi menjadi platform yang mengintegrasikan ekonomi, lingkungan, dan budaya.

Dengan target transaksi miliaran rupiah, keterlibatan puluhan UMKM, serta dukungan komunitas dan pemerintah, MCN 2026 diyakini tidak hanya mendorong perputaran ekonomi lokal, tetapi juga memperkuat posisi Makassar sebagai kota kreatif berbasis budaya dan keberlanjutan.

BERITA TERKAIT